Corona di Muratara

Jubir Gugus Tugas Muratara: Covid-19 Bukan Aib, Penderita Jangan Dibenci atau Direndahkan

Penderitanya justru harus diberi dukungan agar bersedia dikarantina atau isolasi mandiri supaya tidak menularkan virus yang ada dalam tubuhnya.

Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang tengah mewabah di Indonesia saat ini bukanlah aib yang memalukan.

Penderitanya jangan dibenci atau direndahkan, apalagi sampai dihina karena dianggap membawa wabah penyakit.

Penderitanya justru harus diberi dukungan agar bersedia dikarantina atau isolasi mandiri supaya tidak menularkan virus yang ada dalam tubuhnya.

62 Sembuh dan 11 Meninggal, Update ODP, PDP dan Positif Covid-19 di Palembang Sabtu 23 Mei Pagi

80 Jasad Ditemukan dari Puing-puing, Pesawat Pakistan Airlines Jatuh, Adakah Korban dari Indonesia ?

Demikian disampaikan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Susyanto Tunut.

"Sekali lagi ditegaskan bahwa Covid bukan aib. Penderitanya tidak perlu dibenci atau direndahkan. Justru harus disupport," kata Susyanto kepada Tribunsumsel.com, Sabtu (23/5/2020).

Gugus tugas khusus Covid-19 Muratara terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan bersama-sama melawan pandemi virus corona.

"Mari kita berdoa kepada Allah, semoga wabah ini segera berakhir dan kehidupan kita kembali normal," ajaknya.

Fenomena Matahari Lockdown Pertanda akan Timbul Bencana di Muka Bumi ? Ini Penjelasan LAPAN RI

Di Jepang, 696 Perawat yang Sudah Pensiun Diminta Kembali Bekerja Tangani Covid-19

Pihaknya juga terus mengajak masyarakat agar mematuhi arahan dari pemerintah tentang protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Antara lain, selalu menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun, pakai masker bila keluar rumah, serta menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.

"Tetap menjaga kewaspadaan terhadap paparan virus corona di tengah-tengah kita. Mari kita bersatu melawan virus ini, hindari hoaks, fitnah dan provokasi," tegasnya.

Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved