PSBB di Palembang
Sekda Ratu Dewa : Kendaraan Masuk Palembang Wajib Tunjukkan Identitas Selama PSBB
Dirinya mengatakan, social distancing harus benar-benar diperhatikan di manapun, termasuk saat berkendara.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang menekankan agar masyarakat yang masuk kota Palembang benar-benar menjaga jarak saat berada dalam kendaraan.
"Awas! Jarak antarpenumpang perhatikan betul. Hanya sopir yang duduk di depan," kata Dewa saat meninjau posko check point di depan Terminal Karya Jaya, Kertapati, Kamis (21/5/2020).
Dirinya mengatakan, social distancing harus benar-benar diperhatikan di manapun, termasuk saat berkendara.
Karena ruang dalam kendaraan jauh lebih kecil dibanding saat berada di ruang terbuka.
• Heboh Ratusan Orang Kenakan Hazmat di Bandara SMB II, Ternyata TKA China Pulang Setelah Kerja di OKI
• Hari Kedua PSBB Palembang, Pengendara Mobil yang Duduk Berdua di Depan, Disuruh Pindah ke Belakang

"Kami juga minta angkutan transportasi umum untuk mengurangi 50 persen kapasitas penumpang dari jumlah semestinya. Kalau misalnya ada 10 penumpang, maka hanya boleh 5 penumpang dalam kendaraan tersebut," jelas Dewa.
Secara umum, Ratu Dewa ingin memastikan kesiapan posko check point di seluruh perbatasan Palembang dengan daerah kabupaten lain.
Ia juga meminta petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP agar dapat memastikan setiap individu yang memasuki wilayah kota Palembang, mengenakan masker.
• 13 Titik Check Point di Perbatasan Maupun Dalam Kota Selama PSBB Palembang, Beroperasi 24 Jam
• 109 Tenaga Honor Kesehatan di RSUD Ogan Ilir Dipecat, Direktur Sebut Tak Mau Layani Pasien Covid-19
"Kalau dalam kendaraan, jaga jarak dan pakai masker. Ini yang kami tekankan. Suhu tubuh tidak boleh menyentuh 38 derajat selsius," pintanya.
Dan juga yang tak kalah penting, lanjut Dewa, para warga maupun pengendara yang masuk kota Palembang harus membawa identitas.
Ini berguna untuk mengetahui domisili seseorang, mengingat ada sejumlah daerah baik di dalam dan luar Sumatera yang berstatus zona merah Covid-19.
"Identitas jangan lupa dibawa. Petugas kita akan mengecek semuanya," tukasnya.