Cabuli Siswa Magang, Oknum Dokter di Kepri Dilaporkan ke Polisi, Kini Masih Tetap Pede Ngantor!
Seperti yang diketahui, setiap dokter di Indonesia kini sedang disibukkan oleh adanya pandemi virus corona.
TRIBUNSUMSEL.COM -- Seperti yang diketahui, setiap dokter di Indonesia kini sedang disibukkan oleh adanya pandemi virus corona.
Tak cuma dokter spesialis, dokter umum pun juga ikut turun tangan menjadi garda terdepan menangani pasien.
Sayangnya ditengah pandemi virus corona ini, ada sebuah kejadian yang tak menyenangkan justru muncul dari oknum sokter di Batam.
Seorang Dokter berinisial AP (41) yang bertugas di salah satu Puskesmas di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan ke polisi.
Hal ini dilakukan setelah oknum dokter tersebut diduga melakukan tindak asusila kepada salah satu siswa magang atau PKL yang masih berusia 18 tahun yang ada di puskesmas tersebut pada Senin 17 Februari 2020 lalu.
Kasubag Humas Polresta Barelang AKP Betty Novia mengatakan saat ini kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan di unit PPA Satreskrim Polresta Barelang.
Bahkan sampai saat ini sang dokter masih diperiksa secara instensif terkait atas laporan dugaan tindak asusila yang dilakukannya tersebut.
"Sampai saat ini kasusnya masih dalam pemeriksaan unit PPA," kata Betty melalui telepon, Selasa (5/5/2020) malam tadi.
Pelaku berbuat tak senonoh ke korban

Dijelaskan Betty, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui korban yang masih berusia 18 tahun ini saat itu sedang magang di ruangan khusus Dokter berinisial AP tersebut.
Didalam ruangan tersebut korban mengaku awalnya Dokter AP menanyakan tentang asal usul korban dan juga menanyakan tentang pacar korban.
Namun belakangan Dokter AP memegang tangan korban dan menciumnya, sambil memeluk korban.
Bahkan saat memeluk korban, sang dokter sengaja menyentuh bagian tubuh korban.
Pada saat itu, Korban juga mengaku berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan sang Dokter, namun usahanya gagal.
Terselamatkan siswa magang lain yang datang
