PSBB di Palembang
Kapan PSBB Palembang, Wali Kota Ajukan PSBB Besok ke Gubernur, Corona di Palembang Capai 105 Kasus
Kapan PSBB Palembang, Walikota Ajukan PSBB Besok ke Gubernur, Corona di Palembang Capai 105 Kasus
TRIBUNSUMSELCOM, PALEMBANG - Akhirnya Wali Kota Palembang Harnojoyo menyetujui untuk dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Orang nomor satu di Palembang tersebut juga telah meneken surat PSSB yang nantinya dikirim ke Gubernur Sumsel
Seperti diketahui, hingga Minggu (3/5/2020) kasus positif corona di Palembang telah mencapai angka 105 kasus dan tersebar hampir di seluruh Kecamatan.
Hanya Gandus dan Bukit Kecil saja yang masih zero covid-19
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, kasus positif di Kota Palembang sudah cukup meningkat.
• Siap-siap 10 Hari Lagi THR PNS Cair, Tapi Diminta Jangan Kecewa Terhadap Besaran THR Tahun Ini
"Selama ini kita masih berlakukan instruksi Walikota Palembang. Tapi kemarin, telah ditandatangani Walikota Palembang untuk pengajuan PSBB,” jelasnya, Minggu (3/5/2020).
Ia mengatakan, semua kajian dan data-data yang ada dengan ukuran waktu sudah siap, sebagai lampiran sudah siap semua.
"Jadi semua kajian sudah keluar dan ini sudah kita kumpulkan semua datanya untuk lampiran," ungkapnya.
Dewa mengatakan melihat sebaran kasus transmisi lokal yang terjadi saat ini, Pemkot menilai Palembang sudah layak menerapkan PSBB.
• Kasus Pertama Corona di OKU Timur, Laki-laki Berusia 45 Tahun, Status Terinfeksi Dalam Penyelidikan
Mengingat seluruh kajian, analisis dan data-data telah terpenuhi.
“Semua sudah siap sebagai lampiran dari usulan ke Menkes melalui Gubernur. Jadi Senin (4/5) akan saya bawa langsung ke Pemprov Sumsel,” katanya.
Untuk kesiapan penerapan PSBB, Pemkot Palembang dipastikan sudah siap.
"Seluruh personil dan tim sudah melakukan peninjauan titik-titik yang nantinya bakal jadi akses keluar masuk penerapan PSBB," jelas Dewa.
Menurut Dewa, banyak pertimbangan sehingga belum diajukanya PSBB sejak 20 April lalu.
Salah satunya soal sebaran yang belum merata di Palembang.