Berita Pagaralam

Terapkan Physical Distancing, Sejumlah Warga Pagaralam Pilih Tinggal di Kebun dan Beli Alat Cukur

Pandemi Covid-19 (Virus Corona) saat ini menjadi momok seluruh masyarakat dunia, tidak terkecuali warga Kota Pagaralam, Sumsel

Sripo/ Wawan Septiawan
Warga Pagaralam beli alat cukur dan potong sendiri rambut anak demi menghindari keramaian untuk memutus penyebaran Virus Corona (COVID-19), Minggu (5/4/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Pandemi Covid-19 (Virus Corona) saat ini menjadi momok seluruh masyarakat dunia, tidak terkecuali warga Kota Pagaralam, Sumsel.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam telah mengimbau seluruh masyarakat untuk menerapkan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan cara tetap di rumah saja selama pandemi COVID-19 ini.

Imbauan pemerintah ini sangat diindahkan oleh sebagian masyarakat Pagaralam.

Sejumlah masyarakat melaksanakan imbauan itu dengan ketat sesuai ptotokol yang ditetapkan pemerintah.

Pantauan Minggu (5/4/2020), sejumlah warga Pagaralam bahkan ada yang sengaja meninggalkan rumah di kampung dan tinggal dikebun untuk menghindari keramaian.

Viral Lelaki Tua Jual Donat saat Pandemi Corona, Dulu Tetangga Okie Agustina: Untungnya hanya Rp200

Bahkan ada juga warga yang memang tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan darurat.

Bahkan salah satu warga tampak sedang memotong rambut anaknya sendiri di rumah karena tidak mau keluar rumah hanya sekedar untuk ke salon.

"Saya sengaja membeli alat cukur rambut sendiri secara online agar bisa potong rambut anak saya sendiri dirumah. Karena jika harus kesalon akan banyak orang disana," ujar Heni (31 tahun), ibu rumah tangga di Pagaralam.

Pihaknya sangat peduli dengan imbauan pemerintah yang mengharuskan masyarakat tidak keluar rumah dan menjauhi kerumunan.

"Pasalnya dikabarkan bahwa virus ini sangat mudah menular, jadi kami yakin imbauan pemerintah ini untuk kebaikkan semua masyarakat dan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 ini," katanya.

7 Daftar Lagu Tentang Virus Corona (Covid-19), Ada Lagu Rhoma Irama & Nissa Sabyan Tranding Youtube

Sementara itu update data terkait COVID-19 di Kota Pagaralam berdasarkan data Gugus Tugas: Saat ini terdapat 54 ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Wilayah Kota Pagaralam.

28 ODP dinyatakan telah selesai tahap pemantauan.

Sementara 26 ODP telah diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

Dengan rincian di Kecamatan Pagaralam Utara 15 Orang, Kecamatan Pagaralam Selatan 9 Orang, Kecamatan Dempo Utara 14 Orang, Kecamatan Dempo Selatan 11 Orang dan Kecamatan Dempo Tengah 5 Orang.

Pemerintah Kota Pagaralam meminta bagi warga Pagaralam yang baru datang dari luar daerah dan luar negeri (zona merah Covid-19), tapi belum memiliki gejala Virus Corona, jangan buru-buru ke Puskesmas atau RS, silahkan menghubungi nomor layanan informasi Dinas Kesehatan 085379617434 dan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah. (Sp/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved