Untuk Foya-foya & Beli Motor, 3 ASN RSUD Pagelaran Cianjur Nekat Curi Ratusan Masker

Kami sangat menyayangkan perbuatan yang dilakukan ASN tersebut dengan dalih untuk makan padahal untuk foya-foya," katanya saat dihubungi Kamis

(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
3 pegawai RSUD Pagelaran Cianjur, Jawa Barat nekat curi ratusan masker di Rumah Sakit 

“Jumat lalu (20/3/2020), saya ditelepon staf yang mengabarkan jika stok masker di gudang berkurang.

Setelah diinventarisir ada 200 boks yang hilang,” kata Direktur RSUD Pagelaran Awie Darwizar saat dikonfirmasi Kompas.com di lingkungan pendopo bupati, Selasa (24/3/2020).

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com derngan judul Pegawai RSUD Pagelaran Cianjur yang Diduga Curi Ratusan Masker, Terancam Dipecat

Orang-orang dengan pakaian tradisional Korea mengenakan masker wajah saat mengunjungi Istana Gyeongbokgung di Seoul, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.(AFP/JUNG YEON-JE)
Orang-orang dengan pakaian tradisional Korea mengenakan masker wajah saat mengunjungi Istana Gyeongbokgung di Seoul, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.(AFP/JUNG YEON-JE) (AFP/JUNG YEON-JE)

KONDISI Terbaru Wuhan China, Terus Dirundung Kerepotan Akibat Virus Corona, Limbah Masker Menumpuk

Di saat Indonesia begitu membutuhkan masker dalam jumlah banyak, Wuhan kini justru tengah disibukkan dengan masalah limbah masker.

Di Wuhan saja, sebagai kota yang dianggap sebagai epicentrum virus, seorang pejabat di Zona pengembangan Ekonomi mengatakan bahwa mereka mengumpulkan sekitar 200 kg hingga 300 kg masker yang dibuang setiap hari dari 200 tempat sampah yang disiapkan.

Seorang warga mengenakan masker dan kantong plastik di luar supermarket Wuhan, Hubei , China, untuk menghindari virus corona pada (10/2/2020).
Seorang warga mengenakan masker dan kantong plastik di luar supermarket Wuhan, Hubei , China, untuk menghindari virus corona pada (10/2/2020). (STR / AFP)

Kota itu, telah memasang tempat sampah khusus untuk pembuangan masker di daerah perumahan, di jalan-jalan dan di tempat umum lainnya.

Melansir dari SCMP, walaupun sulit untuk mendapatkan angka pasti jumlah masker yang dibuang.

Akan tetapi, Otoritas Lingkungan dan Kesehatan memperkirakan  volume limbah medis di Wuhan secara keseluruhan meningkat empat kali lebih besar menjadi lebih dari 200 ton sehari pada minggu lalu.

Produsen masker China sendiri memproduksi sekitar 116 juta per hari saat permintaan masker bedah melonjak di berbagai negara.

Menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, agen perencanaan ekonomi China, Produksi tersebut mengalami 12 kali lipat lonjakan selama sebulan terakhir seiring meningkatnya jumlah kasus.

Kemampuan pengolahan limbah

Para pakar lingkungan menyoroti kemampuan pengolahan limbah medis China yang dianggap tidak memadai.

Otoritas Lingkungan dan Kesehatan mengatakan masker maupun alat pelindung lain terutama barang yang dipakai oleh tenaga medis dan orang yang terinfeksi virus, harus diperlakukan sebagai limbah klinis dan disterilkan sebelum dibakar pada suhu tinggi dengan alat khusus.

Sementara jumlah insinerator yag dimiliki China untuk pengolahan limbah medis tak dipublikasikan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved