Berita OKI

Siswa PAUD Hingga SMP di Ogan Komering Ilir Diliburkan Mulai Besok Sampai Tanggal Ini

Siswa PAUD Hingga SMP di Ogan Komering Ilir Diliburkan Mulai Besok Rabu 18 Maret 2020

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Siemen Martin
KOMPAS.COM
Penyakit Berbahaya Virus Corona 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) meliburkan aktivitas kegiatan belajar mengajar yang dimulai besok Rabu (18/3/2020)

Libur sekolah ini dalam menyikapi pencegahan Corona Virus atau Covid-19.

"Ada beberapa kesepatakan yang asal mulanya merupakan masukan dari Dinkes dan Disdik OKI,

yaitu untuk 14 hari kedepan terhitung besok Rabu (18/3) sekolah diliburkan, para siswa belajar di rumah," tegas Iskandar saat ditemui usai kegiatan, Selasa (17/3/2020).

Ibu di Muaraenim Ajak Anak Berhubungan Intim, Terbongkar Saat Polisi Gerebek Kasus Narkoba

Sebut Calon Suaminya Duda Anak Tiga, Papah Edwan Goda Dena Rachman Bakal Segera Menikah

Dalam artian akan masuk kembali diperkirakan tanggal 2 April apabila hari minggu tidak dihitung.

Dikatakannya lebih lanjut, kita sebagai masyarakat jangan menganggap remeh dan lengah dalam menyikapi penyebaran Covid-19 ini.

"Iya, memang virus ini bisa disembuhkan tapi kami minta masyarakat tetap waspada dan jangan menyepelekan,"

"Tetap saja ada unsur yang mematikannya, dan virus ini sudah menjangkiti banyak korban," ungkapnya.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan OKI, M Amin juga mengambil langkah meliburkan sekolah baik negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten OKI.

"Terhitung esok hari, seluruh sekolah mulai dari Paud, TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta diliburkan selama 14 hari kedepan,"

Amin menuturkan walau menggunakan kalimat diliburkan, namun tetap saja siswa bukan libur tanpa tugas dan mereka tetap belajar di rumah.

"Pada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) supaya mengkoordinir kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru untuk tetap memberikan tugas kepada siswa melalui ruang belajar,"

"Aplikasi tersebut bisa download di handphone, yang memuat banyak materi dan kemudian diolah oleh guru tersebut,"

Hoax Info Pasien dari Lubuklinggau Meninggal Dunia

Dilanjutkannya, nantinya setiap hari guru akan dipantau melalui grup kegiatan pemberian tugas kepada siswa.

"Khusus untuk SD kelas VI dan SMP kelas IX memang sangat diperhatikan karena mereka akan menghadapi Ujian Nasional," tandasnya.

Bupati OKI dan Pihak Disdik OKI rencananya bekerjasama dengan Sat Pol PP melakukan pemantauan anak-anak yang terlihat berkeliaran di tempat-tempat yang tidak seharusnya.

"Satpol PP membantu mengawasi dan memantau jika nanti selama diliburkan tak sengaja melihat anak yang berkeliaran atau ikut orang tuanya bekerja, akan dikenakan sanksi berupa tegiran termasuk orang tuanya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved