Berita PALI
BREAKING NEWS, Warga Bhayangkara PALI Gempar Temukan Mayat Tergantung di Teras Rumah
Orang yang pertama kali menemukan korban tewas tergantung tetangga sebelah kontrakan korban bernama Alia Afini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Sesosok mayat tewas tergantung di teras sebuah kontrakan menggemparkan warga Kelurahan Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Minggu (15/3/2020).
Mayar ini ditemukan sekitar pukul 06.00 Wib.
Korban diduga kuat tewas mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Korban diketahui bernama Dedi (30 tahun), yang tingggal di kontrakan Kampung Rambutan, RT 19 RW 5, Kelurahan Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi.
Orang yang pertama kali menemukan korban tewas tergantung tetangga sebelah kontrakan korban bernama Alia Afini.
• BREAKING NEWS, Remaja PALI Tewas di Kebun Karet, Saksi Awalnya Dengar Suara Rintihan
Saat itu saksi baru bangun tidur dan membuka pintu depan kontrakannya.
Namun saksi sangat terkejut sewaktu melihat korban sudah tergantung diteras depan kontrakan korban.
Melihat itu, saksi langsung berlari ke rumah ketua RT dan memberitahu penemuan tersebut.
Selanjutnya Ketua RT bersama warga mendatangi lokadi kejadian dan melaporkannya ke pihak Polsek Talang Ubi.
Setelah pihak kepolisian datang, petugas bersama warga menurunkan korban lalu membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi untuk dilakukan visum.
• Menpan RB Tjahjo Kumolo Izinkan PNS Kerja dari Rumah dan Tetap Dapat Tunjangan, Cegah Virus Corona
"Diduga korban bunuh diri. Untuk penyebabnya kami tidak tahu persis. Korban dikenal tertutup," tutur Taufik, salah seorang warga setempat.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari salah seorang keluarga korban bernama Susi Susanti jika sebelumnya korban mengalami depresi.
"Korban pernah dibawa berobat Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang karena depresi," ujarnya.
Sementara, Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suhariyadi SH SIk Melalui Kapolsek Talang Ubi, Kompol Yuliansyah S.H membenarkan atas kejadian tersebut.
"Berdasarkan hasil visum jika ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan sehingga diduga korban gantung diri," katanya.
Ia mengatakan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumahnya yang berada di Rematas untuk dikebumikan.
"Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan. Dari hasil catatan yang kami terima jika korban tinggal sendirian di kontrakannya," ujarnya. (SP/ Reigan)
Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/