Berita Prabumulih

Satu Warga Desa Pangkul Prabumulih Meninggal, Puluhan Lainnya Terserang Demam Berdarah

Seorang warga Desa Pangkul Jawa, Kecamatan Cambai Prabumulih bernama Suwandi (42), meninggal dunia akibat terserang penyakit DBD

Satu Warga Desa Pangkul Prabumulih Meninggal, Puluhan Lainnya Terserang Demam Berdarah
Tribun Sumsel/ Edison
Nurhayati menunjukkan foto suaminya Suwandi yang meninggal dunia disebabkan terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (05/02/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang sejumlah warga di Kota Prabumulih.

Seorang warga Desa Pangkul Jawa, Kecamatan Cambai Prabumulih bernama Suwandi (42), meninggal dunia diduga terserang penyakit DBD.

Suwandi meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama satu minggu di RSUD Kota Prabumulih.

Tidak hanya Suwandi, puluhan warga Desa Pangkul bahkan terserang penyakit DBD sepanjang Januari 2020. Mulai dari usia tua sampai anak-anak.

"Suami saya sakit kemarin dinyatakan menderita DBD dan kata dokter trombosit turun, kemarin ada hasil pemeriksaan darah dari rumah sakit tapi sudah kami buang karena almarhum meninggal," ungkap Nurhayati (37 tahun) istri korban ketika diwawancarai di kediamannya, Rabu (05/02/2020).

Nurhayati menceritakan, suaminya Suwandi meninggal pada Kamis 9 Januari.

Berawal dari demam ringan yang langsung dibawa berobat ke bidan desa.

Karena tak kunjung membaik maka keesokan harinya dibawa ke rumah sakit umum.

"Hasil pemeriksaan trombosit turun dan dinyatakan DBD, badan suami saya itu panas terus dan tak pernah turun bahkan saat meninggal panas 40 derajat."

"Saat itu kata suster sudah biasa kalau DBD memang suka sesak nafas dan trombosit turun terus, suster cuma kasih Paracetamol kalau panas dan kasih paracetamol cair melalui infus kalau panas makin tinggi," bebernya.

Halaman
123
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved