Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam
Melihat Jurang Likuan Lematang TKP Jatuhnya Bus Sriwijaya Ekspres, Ketinggian Capai 80 Meter
Bus Sriwijaya Exspres yang sarat penumpang terjun ke jurang Likuan Lematang Pagaralam, Selasa (24/12) dini hari.
Diperkirakan ketinggian jurang itu sekitar 75 sampai 80 meter. Sedangkan untuk jarak lokasi bus jatuh ke jalan, sekitar satu kilometer.
"Jarak sekitar kurang lebih 1 kilometer dari jembatan jika dilihat dari peta. Dari tim di lapangan, ketinggian jurang itu sekitar 75 sampai 80 meter. Sementara ini tim masih melakukan pencarian korban yang hilang," ujar Berty DY, Kepala Kantor SAR Palembang Berty DY.
Identifikasi korban kesulitan karena dari sejumlah jenazah yang berhasil dievakuasi, hanya empat yang memiliki KTP.
Selebihnya, sulit diidentifikasi. Apalagi, penumpang bus naas ini banyak naik dijalan lantaran data dari loket di Bengkulu penumpang bus berjumlah 27 orang.
Salah satu petugas identifikasi RSUD Besemah mengungkapkan, jenazah korban masuk sejak pukul 12.00 WIB berjumlah tiga orang yakni sopir dan penumpang.
"Kita melakukan identifikasi sejak semalam. Saat ini ada 25 yang masuk keruang jenazah, satu sudah diambil keluarga korban merupakan warga Kabupaten Empat Lawang," kata dia.
Umumnya, korban meninggal terkena hempasan lantaran bus jatuh cukup dalam ke dasar jurang, belum lagi saat terjatuh posisi bus tenggelam ke Sungai Lematang Indah.
"Baru beberapa yang sudah diidentifikasi. Petugas masih melakukan identifikasi korban lainnya lantaran jenazah satu persatu masuk kesini," bebernya.
Korban
Petugas masih melakukan identifikasi kroban meninggal dunia tragedi bus Sriwijaya Express yang masuk jurang Likuan Lematang, Selasa (24/12).
Data terakhir, dari 24 korban tewas, sudah 7 yang berhasil diidentifikasi.
Berikut data 7 korban tersebut:
1. Fery (sopir), alamat Kota Bengkulu
2. Yuda Sanjaya(kernet), alamat Empat Lawang, Sumsel
3. Ilyas, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumsel
4. Warsono, alamat Jalan Sabar Jaya, Banyuasin, Sumsel
5. Imron, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu
6. Ali Jaya, alamat Jalan Bandara, Bengkulu
7. Feri, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau, mengatakan sementara jumlah korban meninggal 24 orang dan 13 penumpang selamat namun luka-luka.
Identifikasi korban kesulitan karena dari sejumlah jenazah yang berhasil dievakuasi, hanya empat yang memiliki KTP.