Berita Pagaralam

Hujan Deras dan Lama di Pagaralam, Irigasi di Keban Agung Jebol

Hujan yang saat ini terus mengguyur Kota Pagaralam dari malam sampai siang hari mulai berdampak buruk bagi masyarakat Kota Pagaralam

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Wawan Septiawan
Warga memerbaiki irigasi jebol di Desa Keban Agung Pagaralam 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Hujan yang saat ini terus mengguyur Kota Pagaralam dari malam sampai siang hari mulai berdampak buruk bagi masyarakat Kota Pagaralam.

Selain sudah menyebabkan bencana longsor juga sudah membuat irigasi warga Desa Keban Agung Jebol.

warga bergotong royong melalukan perbaikkan seadanya sebelum ada perbaikkan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Seorang warga dengan akun facebook milik Leonardo Dafansi memposting kondisi irgasi yang sedang diperbaikki warga.

Dalam postingannya Loenardo Fafansi menuliskan kepada bapak Walikota/Wakil Walikota setda DPRD Kota Pagaralam dan jajaran Pemerintah Kota Pagaralam.

Ini Rute Masuknya Narkoba dari Malaysia ke Sumsel, Sudah Digagalkan Ratusan Kilogram

Ini kejadian beberapa hari yang lalu di mana irigasi air yang mengalir ke daerah Keban Agung jebol dimana wilayah yang di lalui oleh air ini yaitu Talang Sawah belakang Gang Astra, Talang Kelapa, Sukamulia, Kampung Puncak, Keban Agung.

"Akibat jebol ini aliran yang melalui sejumlah daerah tersebut kering total dan mengakibatkan dampak yang merugikan masyarakat yaitu, kekeringan sumur, debit sampah yang di buang kesiring oleh orang tidak bertangung jawab menumpuk, bau siring yang tidak sedap dan lahan pertanian yang tidak bisah di kelola," tulisnya.

Pihaknya meminta pemerintah segera menanggapi hal tersebut.

Pasalnya jalur air ini sepanjang kurang lebih 350-400 meter sangat rawan jebol.

"Selama ini kami warga Keban Agung selalu bergotong royong apabila ada tangul yang jebol. Warga secara swadaya membeli karung dan kerja bergotong royong. Kami masyarakan yang di lalui oleh air ini sangat berharap sekali bantuan pemerintah," pintanya.

Longsor Susulan Terjadi di Desa Tegur Wangi, Waspada 3 Kecamatan di Pagaralam Rawan Bencana

Sekretaris BPBD Kota Pagaralam, Mgs Taswin mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan kelokasi bersama pihak terkait lainnya.

Jika memang dinilai kerusakan akibat bencana dan harus ditangani secara cepat maka akan dilakukan perbaikkan melalui dan bencana.

"Kita akan cek kelokasi untuk mengetahui penyebab kerusakannya. Jika akibat bencana alam maka akan diperbaikki dengan dana bencana. Namun jika tidak maka akan dianggarkan melalui dinas terkait," ujarnya. (SP/ Wawan Septiawan)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved