Berita Pagaralam

Longsor Susulan Terjadi di Desa Tegur Wangi, Waspada 3 Kecamatan di Pagaralam Rawan Bencana

Camat Dempo Utara Arjanggi Priatna membenarkan, kembali terjadi Tanah Longsor di Desa Tegur Wangi setelah beberapa hari lalu terjadi bencana yang sama

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Wawan Septiawan
LONGSOR SUSULAN : Tampak longsor susulan di Desa Tegur Wangi. Longsor terjadi setelah Pagaralam diguyur hujan semalaman, Senin (16/12/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Sudah sebulan lebih ini Kota Pagaralam sudah masuk musim penghujan.

Bencana longsor, banjir bandang dan angin puting beliung mulai mengintai warga.

Sudah beberapa kali terjadi bencana tanah longsor seperti yang terjadi di desa Tegur Wangi.

Longsor puluhan meter kembali terjadi di desa tersebut sekitar pukul 04.00 WIB.

Bahkan lokasinya tak jauh dari longsor yang sebelumnya.

Camat Dempo Utara Arjanggi Priatna membenarkan, kembali terjadi Tanah Longsor di Desa Tegur Wangi setelah beberapa hari lalu terjadi bencana yang sama.

"Benar ada bencana longsor lagi. Bahkan lokasinya tidak jauh dari lokasi kemarin yaitu di Desa Tegur Wangi baru," ujarnya.

Melihat kondisi ini pihaknya menghimbau agar masyarakat sekitar khususnya yang berada tak jauh dari lokasi longsor untuk tetap waspada.

"Karena kejadian seperti ini dan bencana alam lainya tidak bisa di deteksi jadi kami imbau masyarakat untuk waspada terutama masyarakat yang tinggal dilokasi rawan longsor," imbaunya.

Sementara itu Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pagaralam, Azzer Feberian mengatakan, bahwa tiga kecamatan di Kota Pagaralam yakni Kecamatan Dempo Utara, Dempo Selatan dan Dempo Tengah rawan dengan bencana alam seperti longsor, banjir bandang bahkan angin puting beliung.

"Tiga kecamatan itu rawan bencana disebabkan kawasan tersebut merupakan daerah perbukitan jadi memang ada beberapa titik jadi kawasan rawan longsor."

"Ditambah pasca musim kemarau ini kawasan rawan longsor ini juga lokasinya sangat kering bahkan ada yang terbakar," katanya.

Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat Pagaralam untuk tetap waspada terutama yang ada dikawasan longsor.

"Selain rawan longsor Pagaralam juga rawan bencana banjir serta puting beliung. Namun dimusim hujan seperti saat ini warga yang tinggal dikawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) juga harus waspada Banjir Bandang," ujarnya.(SP/ Wawan Septiawan)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved