Herman Deru Nahkodai Partai Nasdem Sumsel, Ini Kata Pemerhati Politik Sumsel

DPW partai Nasdem Sumsel, di bawah kepengurusan Syahrial Oesman (SO), memberikan restu kepada Herman Deru (HD) memimpin Nasdem Sumsel ke depan.

Herman Deru Nahkodai Partai Nasdem Sumsel, Ini Kata Pemerhati Politik Sumsel
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Pengamat politik Bagindo Togar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - DPW partai Nasdem Sumsel, di bawah kepengurusan Syahrial Oesman (SO), memberikan restu kepada Herman Deru (HD) memimpin Nasdem Sumsel ke depan.

Menurut pemerhati politik Sumsel Bagindo Togar, pada umumnya pejabat publik seperti kepala daerah lebih dimudahkan untuk menggapai jabatan di partai politik, terlepas dari segala keterbasan juga pengalaman berorganisasi dalam partai politik.

"Asumsi sederhananya, impact jabatan publik yang melekat, akan mempengaruhi pengelolaaan serta perkembangan parpol tersebut. Padahal seni dan manajemen kepeminpinan organisasi politik berbeda, dengan ragam organisasi yang lain," katanya, Jumat (6/12/2019).

Herman Deru Pimpin Nasdem Sumsel, Ini Tanggapan Ketua Nasdem Mura

BREAKING NEWS, Herman Deru Disetujui Pimpin Nasdem Sumsel, Ini 3 Alasannya

Terlepas dari semua itu, diungkapkan Bagindo, Herman Deru yang juga adalah Gubernur Sumatera Selatan, tertarik untuk menjadi nakhoda parpol Nasdem tentu sulit untuk tidak dikorelasikan dengan kepentingan maupun event kontestasi politik tahun 2024, yang secara empirikal ,beliau juga pernah memimpin Ormas Nasdem.

"Menjadi Ketua Parpol didaerah, akan memberi substitusi positioning plus peran strategis dalam melakukan komunikasi ataupun bargaining politik, baik itu di internal serta external kepartaian," jelasnya.

Akan tetapi Herman Deru, dikatakan Bagindo dituntut untuk ware dan sensitif, terhadap isu- isu, persepsi juga orientasi publik yang trend sosial politiknya acapkali " cepat, anomali dan liar" perubahannya.

"Sebaiknya HD, melakukan kontemplasi dan berfikir extra keras,sebelum menerima jabatan sebagai orang nomor 1 di parpol yang masih tergolong new comer, dalam percaturan politik di negeri ini. Kalau salah melangkah, kinerja jabatan di pemerintahan akan jadi taruhannya," pungkas Ketua Forum Demokrasi Sriwijaya(Fordes) ini.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved