Berita Palembang

Polda Sumsel Minta Korban Pemalsuan STNK dan SIM Segera Melapor 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Riki Fitriadi (33 tahun), PNS Bapenda Sumsel ditangkap Polda Sumsel karena memalsukan STNK dan SIM

Polda Sumsel Minta Korban Pemalsuan STNK dan SIM Segera Melapor 
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Riki oknum PNS Bapenda Sumsel yang bertugas di Samsat Palembang, ditangkap Ditreskrimum Polda Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Riki Fitriadi (33 tahun), PNS Bapenda Sumsel ditangkap Polda Sumsel karena memalsukan STNK dan SIM.

Riko sebelum ditangkap ternyata telah membersihkan file daftar nama-nama korban di komputernya.

Nama wajib pajak yang pernah berurusan dengan tersangka ini, ternyata sama sekali tidak ditemukan di file komputer milik tersangka.

Semua nama wajib pajak yang berurusan dengan tersangka semuanya sudah dihapus.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpian menuturkan, tersangka Riki yang diamankan menggunakan modus mendaur ulang STNK kedaluwarsa dan mencetaknya kembali seperti STNK asli.

Ini Modus Oknum PNS Samsat Palembang Palsukan STNK dan SIM, Ambil STNK Mati di Kantor

"Penyidik sudah menyita satu unit komputer dari rumah tersangka yang digunakan untuk mendaur ulang STNK yang kadaluarsa. Namun, seluruh file di komputer itu ternyata telah dihapus," ujar Yustan, Senin (2/12/2019).

Setiap ada wajib pajak yang mengurus kepadanya, Riki menerbitkan STNK buatannya dengan mengambil hologram logo lalu lintas di STNK lama.

Dari hologram itulah, tersangka menempelnya di STNK yang dibuatnya.

STNK palsu tersebut seolah-olah STNK asli yang dikeluarkan Samsat Palembang.

"Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari siapa saja korbannya. Kami imbau, untuk para wajib pajak yang pernah berurusan dengan tersangka bisa segera melapor," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved