Suap Bupati Muaraenim

Sidang Suap Bupati Muara Enim : 22 Anggota DPRD Disebut Dapat Aliran Dana Pengusaha Robi

Terdakwa Robi Okta Pahlevi (35) menjalani sidang perdana kasus suap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani di Pengadilan Tipikor Palembang

Sidang Suap Bupati Muara Enim : 22 Anggota DPRD Disebut Dapat Aliran Dana Pengusaha Robi
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Terdakwa Robi Okta Pahlevi (35) kontraktor penyuap bupati Muara Enim Ahmad Yani langsung memeluk keluarganya Setelah selesai menjalani sidang perdana di pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (20/11/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Terdakwa Robi Okta Pahlevi (35) menjalani sidang perdana kasus suap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (20/11/2019).

Robi merupakan kontraktor yang diduga menyuap Ahmad Yani untuk memuluskan keinginannya mendapatkan paket pekerjaan di Muara Enim.

Sejumlah fakta terungkap dalam sidang perdana atas kasus suap terhadap bupati Muara Enim Ahmad Yani dengan terdakwa Robi Okta Pahlevi.

Termasuk dengan komitmen pemberian fee 15% untuk proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 oleh terdakwa yang merupakan pemilik dan direktur PT Indo Paser Beton dan CV Ayas & Co.

BREAKING NEWS : Wakil Bupati Muaraenim dan 22 Anggota DPRD Disebut Terima Suap Pengusaha

Hal ini diketahui berdasarkan dakwaan yang dibacakan JPU KPK secara bergantian.

"Tujuannya agar memuluskan niat terdakwa untuk mendapatkan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim tahun 2019," ujar JPU KPK.

Lebih lanjut dijelaskan, proyek tersebut terkait dengan Dana Aspirasi DPRD Kabupaten Muara Enim pada proyek APBD Murni TA 2019 di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim yang berjumlah 16 paket pekerjaan dengan nilai kurang lebih Rp130 miliar.

Sebagai komitmen, terdakwa memberikan fee sebesar 15% dengan rincian peruntukannya yaitu Ahmad Yani selaku Bupati Muara Enim sebesar 10%.

Sedangkan sisa 5% akan diberikan kepada A Elfin MZ selaku PPK, Ramlan Suryadi selaku Plt Kadis PUPR Muara Enim, Ilham Sudiono selaku Ketua Pokja IV dan Aries HB selaku Ketua DPRD Muara Enim.

Terdakwa juga dalam dakwaan telah merealisasikan pemberian komitmen fee sebesar 10 persen untuk Ahmad Yani melalui Elfin Muchtar dengan total pemberian uang sebesar Rp12.500.000.000.

Breaking News: Sidang Perdana Kasus Suap Bupati Muaraenim, Terdakwa Robi Dikawal Brimob

Terdakwa juga memberikan 2 dua unit kendaraan bermotor. Yaitu 1 unit mobil pickup merk Tata Xenon HD single cabin warna putih dan 1 (satu) unit Mobil SUV Lexus warna hitam Nopol B 2662 KS.

"Fee tersebut diberikan terdakwa kepada Bupati Muara Enim Ahmad Yani beserta pegawai negeri atau penyelenggara negara di kabupaten Muara Enim," ujar JPU.

Kemudian atas arahan Ahmad Yani, Elfin memberikan kepada Juarsah selaku Wakil Bupati Muara Enim dengan total keseluruhan Rp2 miliar.

Elfin juga memberikan kepada 22 orang Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim senilai total lebih kurang Rp4.850.000.000.

Tiap anggota DPRD Muara Enim memeroleh bagian berbeda, mulai dari Rp 200 juta sampai Rp 350 juta.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved