Vonis Pembunuh Pendeta

Vonis Hukuman 2 Pembunuh Pendeta Melinda Lebih Rendah Dari Tuntutan, Ini Reaksi JPU

Hakim Pengadilan Negeri Kayuagung menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup kepada Hendri dan Nang

Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Jaksa Penuntut Umum Imran saat diwawancarai wartawan Tribunsumsel.com setelah sidang putusan Melinda Zidomi, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Hakim Pengadilan Negeri Kayuagung menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup kepada Hendri dan Nang, dua terdakwa pembunuh pendeta Melinda Zidomi,

Sidang vonis pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Kayuagung, digelar, Selasa (12/11/2019) sore.

Sebelumnya Hendri dan Nang dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Kayuagung pada sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu (9/10/2019).

Atas keputusan hakim ini, Jaksa Penuntut Umum Imran menyatakan, keputusan vonis adalah hak prerogatif dari hakim.

"Hakim telah menjelaskan sesuai fakta di persidangan, terlepas itu putusan seumur hidup atau mati merupakan hak hakim, yang memutuskan terdakwa dihukum seumur hidup," jelasnya.

Ditambahkannya, bagi kedua terdakwa dikenai pasal sesuai tuntutan jaksa yaitu Pasal 340 KUHP dan 289 KUHP Junto 55.

"Mereka berdua terbukti melakukan pembunuhan berencana dan pencabulan, seperti pasal yang dituntutkan," katanya.

Untuk upaya hukum selanjutnya masih akan di pikir-pikir terlebih dahulu.

"Dengan putusan yang tadi, kami masih pikir-pikir dalam mengajukan banding," tuturnya.

Sidang kasus pembunuhan pendeta Melinda Zidemi sudah memasuki vonis hukuman terhadap tersangka Hendri dan Nang.
Sidang kasus pembunuhan pendeta Melinda Zidemi sudah memasuki vonis hukuman terhadap tersangka Hendri dan Nang. (WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM)

Keduanya Menyesali Perbuatan

Halaman
12
Penulis: Winando Davinchi
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved