Kasus Ibu Buang Bayi di Mesin Cuci, Kriminolog Palembang Tak Sepekat dengan Pasal yang Menjerat

Sutina (36) baby sitter di kota Palembang yang tega memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji b

Kasus Ibu Buang Bayi di Mesin Cuci, Kriminolog Palembang Tak Sepekat dengan Pasal yang Menjerat
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Sutina, pembantu rumah tangga (PRT) menjadi tersangka pembunuhan terhadap bayi yang baru dilahirkannya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sutina (36) baby sitter di kota Palembang yang tega memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi.

Sebab akibat perbuatannya, bayi yang baru saja dilahirkannya itu tewas saat mendapat perawatan di rumah sakit.

Aparat kepolisian menjeratnya dengan Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (3), UURI No.35 Tahun 2014, Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan anak.

Ancaman hukuman 15 tahun atau denda paling banyak Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah).

Atau Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (4), UURI No.35 Tahun 2014, Tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan anak.

Sakit Perut Hingga Bayi Terbungkus Kantong Plastik, Fakta-fakta Bayi Tewas Dimasukkan ke Mesin Cuci

Andi Pria yang Hamili PRT Taruh Bayi di Mesin Cuci Hingga Tewas Kini Menghilang, Ini Sosoknya

Ancaman hukuman Pidana ditambah sepertiga apabila yang melakukan pnganiayaan tersebut orang tuanya.

Kriminolog Sri Sulastri memberikan tanggapannya atas jeratan hukum yang siap menanti Sutina.

Menurutnya penerapan pasal tersebut tidaklah tepat bagi tersangka.

Sebab pasal perlindungan anak adalah hukuman yang dikenakan pada pelaku anak.

Sedangkan secara usia, Sutina sudah dewasa dan lebih tepat dikenakan pasal KUHP.

"Undang-undang perlindungan anak adalah pasal bagi pelaku anak. Tapi inikan tersangkanya orang dewasa. Saya rasa itu kurang tepat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved