Berita Lubuklinggau

Disdukcapil Buka Layanan Keliling di 5 Tempat Ini, Kejar Target Cetak 20 Ribu Kartu Identitas Anak

Sampai akhir tahun 2019 mendatang Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lubuklinggau menargetkan 20 ribu Kartu Identitas Anak (KIA).

Disdukcapil Buka Layanan Keliling di 5 Tempat Ini, Kejar Target Cetak 20 Ribu Kartu Identitas Anak
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lubuklinggau, HM Dayat Zaini 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Sampai akhir tahun 2019 mendatang Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lubuklinggau menargetkan 20 ribu Kartu Identitas Anak (KIA).

Namun terget tersebut nampaknya tak akan tercapai, sebab hingga memasuki awal November Disdukcapil Kota Lubuklinggau baru mencetak 13 ribu KIA.

Kepala Disdukcapil Kota Lubuklinggau, HM Hidayat Zaini mengatakan, untuk memenuhi target tersebut, pihaknya terus melakukan pelayanan keliling dan gencar jemput bola.

"Kemarin kami membuka pelayanan di Linggau Expo, kegiatan Karnaval SCTV selama dua hari, Sabtu dan Minggu," ungkap Dayat pada wartawan, Jumat (1/11/2019).

BREAKING NEWS Tangis Gatot Mengetahui Mayat Mengapung di Sungai Musi Ternyata Inta Ferin

Ia menjelaskan untuk pelayanan di TOS kemarin, sebanyak 134 orang membuat KIA, 37 orang membuat Kartu Keluarga (KK) dan 15 orang membuat akta kelahiran.

"Kita bersyukur, setiap pelayanan keliling yang kita laksanakan ramai dan dimanfaatkan warga. Sehingga target pembuatan KIA kita perlahan terus mendekati target," ujar Dayat.

Kedepan kegiatan pelayanan keliling seperti ini ditegaskan akan terus dilaksanakan, bahkan untuk memenuhi target ada lima titik lokasi yang akan di kunjungi.

"Pasar Bukit Sulap (PBS), Wisata Kuliner Mambo atau Pasar Mambo, lapangan eks Kompi, sekolah-sekolah serta tempat keramaian lainnya," terang Dayat.

UMK Palembang 2020 Rp 3 Juta Lebih, Lebih Besar dari UMP Sumsel, Masih Menunggu Persetujuan Gubernur

Dayat pun mengimbau bagi warga yang belum membuat dokumen kependudukan, ia mengimbau untuk memanfaatkan layanan keliling yang mereka laksanakan.

"Akan lebih baik bila tidak sempat ke kantor, masyarakat bisa manfaatkan kegiatan kami ini, sehingga tidak terlambat dalam mengurus dokumen kependudukan," katanya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved