Berita Prabumulih

Oknum Kepala Desa di Prabumulih yang Selingkuh Ketahuan Bersetubuh, Sogok Warganya Untuk Tutup Mulut

Oknum Kepala Desa di Prabumulih yang Selingkuh Ketahuan Bersetubuh, Sogok Warganya Untuk Tutup Mulut

Elitereaders
Ilustrasi Selingkuh 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Oknum Kepala Desa di Prabumulih yang Selingkuh Ketahuan Bersetubuh, Sogok Warganya Untuk Tutup Mulut

Warga kota Prabumulih sejak beberapa hari terakhir digemparkan isu perselingkuhan salah satu oknum Kepala Desa di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) inisial SK dengan istri warganya insial SM.

Sang kepala desa dan SM yang sama-sama telah berusia sekitar 50 tahun itu dipergoki warga lainnya inisial EA tengah melakukan perbuatan asusila.

Gempar Kades di Prabumulih Selingkuhi Istri Warga, Terpergok Bersetubuh Di bawah Jembatan Gantung

Inilah Wajah Kades Babulu, Paulus Lau Siksa Gadis 16 Tahun, Disetrum dan Digantung Hampir Sekarat

Kades di Muratara Posting Facebook Dapat Transfer Uang Rp 2 Miliar, Ini Penjelasannya

Parahnya perbuatan itu dilakukan sang kades bersama pasangan selingkuhnya itu di bawah jembatan gantung desa setempat ketika malam hari.

Kades dan SM sendiri saat ini memiliki pasangan masing-masing atau masih berstatus suami maupun istri orang lain.

Saksi EA sendiri ketika memergoki oknum kades bersetubuh dengan SM sekitar satu minggu yang lalu.

Saat itu EA hendak Buang Air Besar (BAB) ke sungai namun kemudian mendapati kedua pasangan selingkuh itu tengah memadu kasih.

Oknum kades yang melihat EA memergoki kemudian membujuk agar tidak melapor ke istrinya dan suami SM maupun menceritakan ke masyarakat.

Sebagai penutup mulut oknum kades lalu memberikan uang sebesar Rp 4,7 juta dengan perjanjian diatas kertas dan bermaterai 6000.

Istri sang kades yang mengetahui ada perselingkuhan dan adanya kertas perjanjian lalu mengambil dari anak SM.

Lalu pada Minggu (19/10/2019) sekitar pukul 16.00 di hadapan seluruh warga desa, sang kades dipukuli istri dan anaknya lantaran mengetahui perbuatan perselingkuhan itu.

Usai dipukuli keluarga dengan disaksikan warga, sang kades dikabarkan kabur dari desa hingga saat ini tidak diketahui rimbanya.

"Isunya sudah menyebar kemana-mana, bahkan infonya oknum kades saat ini kabur tidak lagi di desa karena malu dan diusir anak istrinya," ungkap salah satu warga desa di Kecamatan RKT meminta namanya jangan disebutkan ketika dibincangi.

Kabar tersebut langsung membuat heboh jagat kota Prabumulih.

Bahkan di dunia maya khususnya di grup-grup facebook ramai tulisan terkait perselingkuhan oknum kepala desa di kawasan Kecamatan Rambang Kapak Tengah itu.

"Kami masyarakat desa malu karena sudah menyebar kemana-mana, kami mengharapkan kepala desa menindaklanjuti masalah ini apalagi berdasarkan aturan kepala desa bisa diberhentikan jika meninggal dunia, gila dan berbuat asusila," tulis salah satu pemilik akun yang merupakan warga sang kepala desa.

Semnetara itu Sekretaris Camat RKT, Satria Karsa yang dibincangi wartawan mengaku tidak mau banyak komentar masalah tersebut lantaran masih simpang siur.

"Masalah itu no comment, kita belum bisa memberikan jawaban apa-apa," katanya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemerintahan dan Desa (PMD) Prabumulih, Fauzan kepada wartawan mengaku sudah mendapat isu tersebut namun ia belum mengetahui persis kejadiannya seperti apa.

"Kabarnya secara lisan ya sudah masuk ke kita tapi tertulis belum sehingga kita belum bisa melakukan apa-apa, kita masih perlu melakukan pengecekan dulu," ujarnya.

Lebih lanjut Fauzan menuturkan, pihaknya sejauh ini juga belum bisa memberikan tindakan lebih jauh terkait kejadian yang menimpa seorang oknum kades yang ada di kota Prabumulih itu.

"Sejauh ini belum bisa apa-apa, namun kalau bicara sanksi ya jelas jika terbukti, tetapi akan kita lihat dulu juga apa bentuk pelanggarannya," bebernya.

Terpisah, oknum kepala desa inisial SK ketika dicoba dikonfirmasi ke telepon genggam dalam keadaan aktif namun tidak memberikan jawaban.

Kejadian Serupa

Suami dari IN, seorang wanita yang sedang ngamar berdua dengan perwira polisi bersama istri sah perwira itu mendapati masing-masing pasangannya tengah berada di kamar.

Peristiwa penggerebekan yang dilakukan oleh masing-masing pasangan ini, terjadi di Temanggung.

Sosok perwira polisi yang selingkuh adalah Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) ‎Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Temanggung, Ipda Sp.

Ipda Sp diduga telah melakukan pelanggaran disiplin berupa perselingkuhan dan tindak pidana perzinahan.

Padahal  kasus dugaan perselingkuhan ini sudah dilaporkan pada Provost dan Sat Reskrim Polres Temanggung pada ‎4 September 2019 lalu. 

"Ke Provost untuk melaporkan oknum perwira itu, ke Sat Reskrim untuk laporkan istri saya," ujar istri sah sang wanita.

Namun, menurut Daniel, setelah sekian lama‎ ia melayangkan laporan, ada kesan pihak terkait tak bergerak cepat menindaklanjuti laporannya itu.

Ia pun berinisiatif melakukan operasi tangkap tangan (OTT) perselingkuan istrinya dengan oknum perwira polisi itu.

"Sebelum penggrebekan itu, saya diam-diam cu‎ti tanpa memberi tahu istri.

Saya ingin menelusuri dan merancang bagaimana caranya agar mereka bisa ditangkap tangan saat sedang selingkuh, dengan bukti yang kuat.

Saat penggrebekan pun, posisi saya sudah kembali ke Kalimantan, saya hanya memonitor dari jauh," ujarnya.

Menanggapi hal ini, ‎Kapolres Temanggung, AKBP Muhamad Ali, mengatakan ia belum bisa berkomentar banyak perihal peristiwa ini.

Menurutnya, semua masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Disinggung perihal sanksi yang bakal diterima Ipda Sp, bila terbukti melakukan perselingkuhan dan perzinahan, Ali tak mau berandai-andai.

"Saya tak mau berandai-andai. Saat ini kan sedang berproses, nanti kita tunggu bagaimana hasilnya," tutur Kapolres.

Kasus ini mencuat setelah perwira pertama kepolisian itu digerebek oleh sang istri, FMW, saat berada di dalam kamar nomor 101 Hotel Safira, Kota Magelang, Minggu (13/10) dini hari kemarin, sekitar pukul 03.00.

Kala itu, oknum perwira po‎lisi berpangkat satu balok di pundak tersebut, tengah bersama seorang wanita yang diduga wanita idaman lain (WIL) atau sang selingkuhan berinisial IN. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved