Kebakaran di Tangga Buntung

Kebakaran di Tangga Buntung Palembang Turut Hanguskan Kontrakan Orangtua Kapolri

Rizal (54 tahun), asisten Andi bapaknya Kapolri mengungkapkan, bila ada tujuh pintu kontrakan milik orangtua Kapolri yang ikut terbakar

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kebakaran yang terjadi di Jalan PSI Kenayan, Tangga Buntung, Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (15/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kebakaran yang terjadi di Jalan PSI Kenayan, Tangga Buntung, Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (15/10/2019), ternyata juga berdampak pada keluarga Kapolri.

Rizal (54 tahun), asisten Andi bapaknya Kapolri mengungkapkan, bila ada tujuh pintu kontrakan milik orangtua Kapolri yang ikut terbakar.

"Kalau bedeng (kontrakan) bapak ada tujuh pintu yang terbakar. Tetapi untuk masalah terbakarnya, aku tidak tahu penyebabnya," ujarnya saat ditemui.

Menurut Rizal, bila kebakaran ini terjadi empat lorong di dua RT yakni RT 6 dan RT 8.

"Memang mobil damkar masuk susah, karena akses jalan yang kecil. Kalau di RT 6 ini, Lebih kurang ada 50 rumah yang terbakar ," ujarnya.

Cerita Warga

Maimunah (45 tahun), menjadi satu pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran di jalan pangeran Sido Ing kenayan, Tangga Buntung, Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus, Palembang, Selasa (15/10/2019).

Dikatakan Maimunah, saat kebakaran terjadi, dia bersama suami dan anak bungsunya sedang berada di dalam rumah.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan banyak orang yang awalnya dikira Maimunah berasal dari suara orang berkelahi disekitar rumahnya.

"Terus saya buka jendela, tiba-tiba lihat api sudah tinggi, mengepul dan hitam. Disitu saya panik dan ikut teriak,"ujarnya.

Dengan cepat, Maimunah langsung membangunkan suami dan anaknya yang tengah tertidur pulas.

Kemudian mereka bergegas pergi meninggalkan rumah dan hanya ingat untuk membawa sebuah koper kecil yang berisikan ijazah.

"Tapi barang-barang lain seperti uang, baju sekolah, buku-buku, tidak ada yang bisa diselamatkan."

"Saya bingung mau bagaimana. Kartu KIS, bahkan surat tanah juga hangus terbakar,"ujar Maimunah sembari menangis terisak.

Selain Maimunah, ada pula Eli (50 tahun), tetangganya yang juga turut menjadi korban kebakaran.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved