Nekat Tulis Nyinyiri Penusukan Wiranto, Ini Alasan Irma Hingga Buat Kolonel Hendi Suhendi Dicopot

Nekat Tulis Nyinyiri Penusukan Wiranto, Ini Alasan Irma Hingga Buat Kolonel Hendi Suhendi Dicopot

Nekat Tulis Nyinyiri Penusukan Wiranto, Ini Alasan Irma Hingga Buat Kolonel Hendi Suhendi Dicopot
Kolase Facebook dan Kompas.com
Nekat Tulis Nyinyiri Penusukan Wiranto, Ini Alasan Irma Hingga Buat Kolonel Hendi Suhendi Dicopot 

TRIBUNSUMSEL.COM - Nekat Tulis Nyinyiri Penusukan Wiranto, Ini Alasan Irma Hingga Buat Kolonel Hendi Suhendi Dicopot

Kolonel Hendi Suhendi resmi dicopot sebagai Komandan Distrik Militer 1417 Kendari.

Ini merupakan akibat dari tulisan nyinyir sang istri pada peristiwa penusukan Menkopolhukam Wiranto.

Postingan Irma saat itu viral di media sosial Facebook.

Akibat postingan istri, Kolonel Hendi Suhendi tidak hanya dicopot dari jabatannya, melainkan juga menjalani masa penahanan selama 14 hari.

Meski postingan tersebut akibatnya fatal, namun istri Kolonel Hendi Suhendi rupanya memiliki alasan tersendiri kenapa memposting hal yang mengundang pro dan kontra.

Terlebih dirinya istri seorang TNI.

Dandim Kendari Copot Jabatan Setelah Istri Nyinyir di Medsos Soal Penusukan Wiranto.
Dandim Kendari Copot Jabatan Setelah Istri Nyinyir di Medsos Soal Penusukan Wiranto. (Facebook dan Instagram Wiranto)

Pencopotan jabatan dilakukan lewat serah terima jabatan yang dipimpin oleh komandan Korem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto di Aula Sudirman Markas Komando Resor Militer Kendari.

Akibat ulah istrinya yang mengunggah sebuah postingan negatif di media sosial terkait penusukan Wiranto, Hendi Suhendi harus rela kehilangan jabatannya.

Kini jabatannya sebagai Dandim 1417/Kendari diserahkan kepada Kolonel Inf Alamsyah.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved