Singkirkan Puluhan Peserta Luar Negeri, Dellia Raih Emas di Abudhabi Lewat Karya Ilmiah Cocor Bebek

Tampil di Expo Sciences International (ESI) 2019 di Abu Dhabi beberapa waktu, Dellia mampu mencuri perhatian juri dan pengunjung dunia

Singkirkan Puluhan Peserta Luar Negeri, Dellia Raih Emas di Abudhabi Lewat Karya Ilmiah Cocor Bebek
ISTIMEWA
Dellia Fientepeni bersama Kepala Sekolah SMAN 17 Palembang 

 TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Mimpi Dellia Fientepeni untuk memperoleh penghargaan di level internasional terwujud.

Tampil di Expo Sciences International (ESI) 2019 di Abu Dhabi beberapa waktu, Dellia mampu mencuri perhatian juri dan pengunjung di antara puluhan peserta lain dari penjuru dunia. Hasilnya luar biasa, Dellia meraih medali emas.

Diakuinya, semula ia tidak percaya diri dengan karyanya namun berkat motivasi dari guru pembimbing ia memutuskan untuk maju.

Karyanya ternyata diperhitungkan dan lolos seleksi dalam Expo Sciences International (ESI) 2019 yang diselenggarakan Kementerian Urusan Kepresidenan Uni Emirat Arab. Bahkan ia mampu menunjukkan keunggulannya dengan memperoleh penghargaan tertinggi.

Ia menuturkan, ide penelitiannya berawal ketika ia melihat daun cocor bebek yang banyak tumbuh di daerahnya sepertinya memiliki karakteristik yang sama dengan lidah buaya yang telah dikenal bisa menyembuhkan luka.
Delia berinisiatif membandingkan efektivitas penyembuh luka dua jenis tanaman itu menggunakan media tikus. Penelitian yang semula hanya untuk menyelesaikan tugas Bugemm perdananya saat kelas X ini ternyata berlanjut hingga event internasional.

"Pastinya itu adalah mimpi saya, walaupun sampai saat ini tetap tidak menyangka mimpi itu bakal terwujud. Mengingat persaingan yang sangat ketat dan proses yang begitu panjang," ungkap Dellia ditemui beberapa saat setelah kepulangannya ke tanah air.

Delia merupakan siswi kelas XII SMA Negeri 17 Palembang. Dari awal masuk sekolah ia memutuskan memilih ekstrakurikuler Kirana yang membidangi karya tulis ilmiah. Sebab meneliti bagi dirinya adalah suatu hal yang mengasyikkan.

Semula ia tidak pernah membayangkan suatu saat bakal mengujikan karyanya hingga ajang Internasional. Namun dalam perkembangannya ia mulai merajut mimpi untuk menguji kemampuan di ajang dunia. "Dan alhamdulillah, terwujud sudah," ujarnya.

Selanjutnya Dellia mengaku takkan berhenti sampai di sini. Dia akan memperdalam penelitian dan bila perlu menghasilkan karya ilmiah baru yang bermanfaat bagi orang banyak. (elm)

BIOFILE

Nama : Dellia Fientepani
Ttl : Palembang, 18 Oktober 2002
Alamat : Jalan Depati Barin
Nama ayah : Yusmardani
Nama ibu : Rukiah
Hobi : Membaca
Ig/email : @dfientepani / dfientepani@gmail.com

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Lisma Noviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved