Bupati Joncik Mengaku Sempat Dibully Karena Sampah, Ia Lalu Pindahkan Kepala Dinas

Sebanyak 14 orang pejabat eselon dua dan tiga, 52 pejabat eselon empat di lingkungan Pemda Empat Lawang,

Bupati Joncik Mengaku Sempat Dibully Karena Sampah, Ia Lalu Pindahkan Kepala Dinas
ANDI WIJAYA
Mutasi pejabat eselon dua, tiga dan empat dilingkungan Pemkab Empat Lawang, oleh bupati H.Joncik Muhammad di aula rumah dinas bupati, Kamis (10/10/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG - Sebanyak 14 orang pejabat eselon dua dan tiga, 52 pejabat eselon empat di lingkungan Pemda Empat Lawang dimutasi Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad di aula rumah dinas bupati, Kamis (10/10/2019)

Joncik menyampaikan ucapan selamat atas pejabat yang telah dilantik atas dedikasinya, bagi pejabat yang pindah atau dilantik jangan pernah ada perasaan kecewa.

Ada pejabat yang dipromosikan ada yang dinonjobkan itu bagian dari tugas.

"Tidak boleh ada perasaan kecewa, memang hidup ini ada yang sesuai keinginan dan ada yang tidak," kata Joncik

Mutasi ini kata Joncik, ia melibatkan pendapat beberapa pihak, sekalipun penentuan terakhir ada pada bupati.

Menurut bupati bagi yang menjabat jangan terlalu senang, begitu juga dengan pejabat digeser jangan terlalu sedih.

" Sudah satu tahun saya menjabat, sudah sejauh mana capaiaan kita. Saya ingin 6 bulan dan satu tahun menjabat ada evaluasi, saya minta kepada kepala dinas agar menuntunjukan kinerja mereka dan loyal pada pimpinan selagi itu benar sesuai dengan undang undang,"ungkap Joncik

Pada kesempatan itu di hadapan pejabat yang baru ia lantik Joncik mengaku sempat menjadi bahan bullying sesama reka karena persoalan sampah di Pat Lawang.

Diketahui kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) yang membidangi kebersihan, dan AMDAL, dimutasi menjadi kepala BKKBN. Saat ini jabatan DLHD kosong dijabat sekretaris

"Mengenai sampah di Empat Lawang ini, saya sempat di bully, " ungkapnya. (cr27)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved