Empat Tahun Ngajar TPA, Heni Dapat Hadiah Umrah Gratis

Heni Amprayani mendapat hadiah umroh gratis dari Yayasan Sedekah Umroh Nasional.

Empat Tahun Ngajar TPA, Heni Dapat Hadiah Umrah Gratis
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA
Heni Amprayani yang sehari-hari mengajar Taman Pendidikan Anak (TPA) Masjid Jami' Al-Mukhlisin, Pakjo, Palembang,mendapat hadiah umroh gratis dari Yayasan Sedekah Umroh Nasional. 

Empat Tahun Ngajar TPA, Heni Dapat Hadiah Umrah Gratis

TRIBUNSUMSEL.COM - Heni Amprayani tak menyangka akan menginjakkan kaki tidak Tanah Suci.

Wanita yang sehari-hari mengajar Taman Pendidikan Anak (TPA) Masjid Jami' Al-Mukhlisin, Pakjo, Palembang ini mendapat hadiah umroh gratis dari Yayasan Sedekah Umroh Nasional.

"Alhamdulillah, Insyaallah saya akan berangkat umrah. Ini karunia yang luar biasa bagi saya," kata Heni saat menerima secara simbolis hadiah umroh gratis di Masjid Jami' Al-Mukhlisin, Senin (7/10/2019).

Dipilihnya Heni menjadi salah satu peserta umrah asal Palembang bukan tanpa alasan.

Menurut Owner Bimbel Moba La-Tansa, Dr. Muhajirin, yang merekomendasikan nama Heni, wanita 50 tahun itu telah berdedikasi tinggi mendidik anak-anak usia dini dalam belajar ngaji dan syariat Islam.

"Beliau (Heni) adalah ustazah yang konsen mengajar TPA Masjid Jami' Al-Mukhlisin di Pasar. Beliau mengajar sudah 4 tahun, semua anak-anak digratiskan," kata Muhajirin yang memfasilitasi pertemuan Yayasan Sedekah Umroh Nasional dan Heni.

"Kami tunjuk beliau (Heni), selain konsen mengajar dan nyaris tidak pernah alpa, juga ringan tangan dalam kegiatan sosial di masyarakat," imbuh Muhajirin sambil mengatakan bahwa Heni pernah menjadi peserta pelatihan mengaji di bimbel Moba La-Tansa.

Sementara, Ketua Yayasan Sedekah Umroh Nasional, Dwi Purhayati mengatakan, yayasan yang dipimpinnya memiliki program 'Seribu Hamba Allah Sujud di Baitullah'.

"Kita mencari hamba Allah yang memiliki dedikasi tinggi dalam menegakkan syiar Islam. Dan beliau (Heni) ini baru peserta yang ke-42," jelas Dwi.

Yayasan yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur itu lalu menghubungi pihak bimbel Moba La-Tansa untuk dicarikan penggiat agama yang berusia maksimal 50 tahun.

"Dan didapatlah Ustazah Heni dari Palembang. Yayasan kami akan terus mencari hamba Allah lainnya di seluruh Indonesia yang akan sujud di baitullah," kata Dwi.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Eko Adia Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved