Karhutla 2019

Hujan Deras Hampir di Semua Kecamatan di OKI, Hot Spot Turun Drastis dari 505 Jadi 15

Hujan deras turun mengguyur hampir semua Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (3/10/2019).

Hujan Deras Hampir di Semua Kecamatan di OKI, Hot Spot Turun Drastis dari 505 Jadi 15
Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Air hujan mengalir di jalanan Kabupaten OKI, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Hujan deras turun mengguyur hampir semua Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (3/10/2019).

Warga senang adanya hujan ini membuat udara lebih sejuk dan menurunkan potensi hotspot di Kabupaten OKI.

Hal tersebut terbukti berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada hari ini Kamis (3/10/2019), jumlah titik api di Kabupaten OKI sebanyak 15 hotspot.

Padahal pada hari sebelumnya, Rabu (2/10) titik api wilayah OKI berjumlah 505 hotspot.

Taufik, warga Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI mengatakan, setelah sekian minggu tidak turun hujan akhirnya hujan kembali turun.

"Alhamdulilah, setelah lama tidak hujan. Hari ini akhirnya hujan kembali dengan intensitas deras pagi ini dan udara kembali segar," ucapnya.

Informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com hujan mengguyur di beberapa wilayah seperti Kecamatan Mesuji Raya, Kecamatan Pangkalan Lampan Pedamaran Timur, Kecamatan Air Sugihan, Kecamatan Pedamaran dan Kota Kayuagung.

Hujan turun sekitar satu jam dengan intensitas deras.

Ditambahkan oleh Taufik, dirinya mengatakan hujan deras terjadi di pada dini hari yang mencapai dua jam.

"Tadi subuh hujan turun sekitar jam 04.00 WIB sempat berhenti sejenak, tetapi hujan kembali hingga sekitar jam 07.00 WIB dengan sangat deras," katanya.

Masyarakat mengharapkan dengan adanya hujan saat ini menunjukkan jika telah mulai memasuki musim hujan.

"Semoga saja setiap hari dapat turun hujan dan telah memasuki musim penghujan," jelasnya.

Lebih lanjut Taufik juga berharap, hujan yang turun dengan durasi cukup lama, diharapkan ini bisa membantu pemadaman karhutbunlah dan mengurangi kabut asap serta memperbaiki kualitas udara di Kabupaten OKI.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved