Setelah 18 Tahun Masalah Aset Musi Rawas dan Lubuk Linggau Baru Clear

Setelah berlangsung selama 18 tahun, persoalan aset sebanyak 55 item antara Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau

Setelah 18 Tahun Masalah Aset Musi Rawas dan Lubuk Linggau Baru Clear
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Rapat Monitoring Evaluasi Tindak Lanjut Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019 di Gedung Bina Praja Kompleks Perkantoran Pemkab Musi Rawas, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Setelah berlangsung selama 18 tahun, persoalan aset sebanyak 55 item antara Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau kini selesai sudah alias clear.

Hal itu tertuang pada Monitoring Evaluasi Tindak Lanjut Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019 di Gedung Bina Praja Kompleks Perkantoran Pemkab Musi Rawas, Selasa (1/10/2019).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar dihadiri juga Koordinator Wilayah II Koosubgah KPK Abdul Haris, Bupati Kabupaten Musi Rawas Hendra Gunawan, Walikota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe dan para pejabat Pemprov Sumsel, Pemkab Musi Rawas serta Pemkot Linggau yang terkait.

Rapat membahas tindak lanjut pelaksanaan Undang-undang No 7 Tahun 2001 tentang aset antara Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau yang selama ini masih dalam permasalahan belum terselesaikan. Dengan digelarnya rapat tersebut akhirnya permasalahan aset yang sekian lama bisa clear.

"Alhamdulilah hari ini sejarah tercatat aset antara Pemkab Mura dan Pemkot Lubuk Linggau dapat terselesaikan dengan baik. Dan ini juga atas dukungan oleh Koordinator Wilayah II Koosubgah KPK Abdul Haris beserta anggotanya," ucap Sekda Nasrun Umar.

Nasrun menambahkan hari ini juga telah terjadi kesepahaman dengan ditindak lanjuti penandatanganan berita acara serah terima aset Pemkab yang harus diserahkan kepada Pemkot. Ini merupakan suatu ukuran bagian dari masyrakat Mura dan Lubuk Linggau.

Nasrun mengharapkan dengan selesainya masalah ini aset itu dapat dimanfaatkan diberdayakan dalam memberikan pelayanan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Harapan ke depan dengan diserahterimakannya aset tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bagaimana menciptakan hubungan yang sinergis antara pemkab dan pemkot sehingga dengan demikian pembangunan di Mura dan Lubuk Linggau sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama yang bertujuan mensejahterakan masyarakat," kata Nasrun.

Sebelumnya, Koordinator Wilayah II Koosubgah KPK Abdul Haris berharap rapat hari ini dimana persoalan aset Pemkab Mura dan Pemkot Lubuk Linggau dapat diselesaikan. "Rapat ini merupakan tindak lanjut rakor di Pemprov Sumsel beberapa waktu lalu. Semoga tujuan kita tercapai, jadi pertemuan ini kita tuntaskan soal aset-aset tersebut. Mudah-mudahan hari ini pertemuan akan menghasilkan produk yang menyenangkan kedua belah pihak dan tuntas," tutupnya.

Sementara itu, masing - masing kedua Kepala Daerah baik Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan dan Walikota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe menyepakati hasil keputusan persoalan aset tersebut. Seperti Walikota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe menuruti apa keputusan yang dihasilkan demi kemajuan dan kesejahteraan antar kedua daerah. "Saya menurut saja apa hasil keputusan aset hari ini demi kebaikan dan kemajuan antar dua daerah ,"singkat Wako Prana Putra Sohe pada rapat tersebut.

Sedangkan Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan juga menyepakati hasil keputusan. "Apa yang kita rencanakan dan kita sepakati hari ini untuk menatap masa depan yang lebih baik dalam mensejahterakan masyarakat, karena 18 tahun merupakan proses yang panjang," tutupnya.

Pada akhir rapat dilakukan penandatanganan berita acara penyelesaian aset yang terdiri dari 55 item antara kedua Kepala Daerah baik Kabupaten Musi Rawas Hendra Gunawan dan Walikota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe disaksikan Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar, Koordinator Wilayah II Koosubgah KPK Abdul Haris beserta para pejabat yang hadir.(rel)

Editor: Ray Hapyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved