Berita Prabumulih

Lapak Dibongkar, Puluhan Pedagang Mengadu ke DPRD Prabumulih

Puluhan perwakilan pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Kota Prabumulih (KPKP) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Lapak Dibongkar, Puluhan Pedagang Mengadu ke DPRD Prabumulih
Tribun Sumsel/ Edison
Puluhan perwakilan pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Kota Prabumulih (KPKP) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Kamis (26/9/2019). 

Ketua KPKP, Richard Fernando mengungkapkan, pihaknya menyampaikan beberapa tuntutan agar dewan dan pemerintah bisa memberikan solusi terbaik untuk para pedagang.

"Permintaan kami pedagang ini kalau bisa pedagang dari Jalan M Yamin, Andalas dan lorong Daging jangan dipindahkan namun ditertibkan saja."

"Mereka diperbolehkan berjualan ditempat lama dengan catatan merapikan sendiri baik meja, lapak dan lainnya," ungkap Richard ketika diterima berdialog oleh jajaran DPRD Prabumulih.

Selain itu, Richard yang mewakili pedagang mengharapkan agar para dewan dan pemerintah meninjau kembali pasar serta kembali mendata pedagang sehingga diketahui pedagang yang ada saat ini asli atau tidak.

"Layak dan tidaknya pasar diharap agar ditinjau lagi, kami juga minta pedagang didata lagi benar atau tidak karena jangan-jangan nanti ada nama siluman. Masalah ini tidak tuntas-tuntas dan banyak lepas tangan," bebernya.

Anis Saggaf Terpilih Jabat Rektor Unsri, Herman Deru Yakin karena Sudah Teruji 

Menanggapi itu Ketua DPRD Prabumulih, Ahmad Palo mengungkapkan, sesuai permintaan para pedagang tergabung dalam KPKP dirinya sudah menandatangani surat ditujukan ke walikota dan tim terpadu yang diketuai Sekda.

"Agar segera menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini bersama pedagang sesuai dengan permintaan para pedagang, kita juga senang para pedagang menyadari jika program pemerintah harus tetap jalan namun mereka juga harus tetap diperhatikan," ungkapnya.

Palo menuturkan, dalam pertemuan bersama pedagang banyak tuntutan disampaikan namun pada dasarnya para pedagang tidak akan menghalangi program pemerintah dan meminta perhatian karena tempat jualan mereka tidak layak.

"Kita harap walikota membuka diri dan menyetujui tawaran dialog dari para perwakilan komunitas pedagang ini, surat hasil pertemuan sudah kita tandatangani dan disampaikan ke pemerintah," bebernya.

Sementara Kepala UPTD Pasar Prabumulih, Taufik Hidayat mengatakan apa yang dilakukan pihaknya dengan menertibkan para pedagang merupakan program pemerintah agar kios dan lapak di gedung PTM ditempati.

Halaman
123
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved