Karhutla 2019
Pembakar Lahan Lebih Buruk dari Pengedar Narkoba, Orang Tak Berdosa Turut Jadi Korban
Sekitar 100 personel Direktorat Sabhara Polda Sumsel diperbantukan di wilayah hukum Polres Ogan Ilir
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Sekitar 100 personel Direktorat Sabhara Polda Sumsel diperbantukan di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.
Mereka akan membantu giat patroli di wilayah Bumi Caram Seguguk, dalam hal penanganan Kebakaran Lahan.
Direktur Sabhara Polres Ogan Ilir, Kombes Pol Budi Prayoga mengatakan, selain personel Polri pihaknya juga memperbantukan 2 unit mobil khusus penanganan Karhutlah, dan satu anjing pelacak jenis Helder.
Ia mengatakan, mereka akan bertugas di 17 Desa yang masuk dalam kategori Rawan kebakaran lahan di Ogan Ilir.
“Peran kita di sini membantu Satgas dari BPBD dan Polri yang sudah bergerak."
"Dan ada juga 2 kendaraan karhutla yang akan kita standby di sini,” ujarnya saat diwawancarai saat apel pasukan di Pos Pantau KTM Rambutan Ogan Ilir, Minggu (22/9/2019).
Ia melanjutkan, para personel tersebut tidak hanya melakukan giat patroli saja.
Jika ada peristiwa kebakaran lahan, pihaknya menyiapkan tenaga cadangan agar dapat memadamkan api sesegera mungkin.
• Kebakaran Meluas, Kebun Buah-buahan Warga Bingin Teluk Muratara Juga Terbakar
“Kalau ada kebakaran lagi kita akan menyiapkan 2 kompi cadangan. Pada hakikatnya kita mendukung program pemerintah dalam mengatasi hal ini,” ungkapnya.
Kombes Pol Budi menambahkan, pihaknya memberi perhatian penuh kepada kejadian kebakaran lahan yang terjadi saat ini.
Sebab menurutnya, jika ada indikasi karena unsur kesengajaan, maka hal itu jauh lebih buruk ketimbang pengedar Narkotika sekalipun.
“Karena apa, kalau Narkotika, hanya orang yang membeli dan mengonsumsi saja yang terkena."
"Sementara para pembakar lahan ini orang yang tidak berdosa pun jadi korban. Harus kita upayakan, Sumsel khususnya di Ogan Ilir ini, sehingga indikasi kejadian Kebakaran Lahan di Ogan Ilir ini makin minim,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad mengatakan saat ini pihaknya mencatat, ada 97 kejadian kebakaran lahan yang terjadi di Ogan Ilir, dalam kurun waktu 3 bulan belakang.
Dari kejadian tersebut, lahan yang terbakar sudah mencapai 560 hektar lebih.
• Polda Sumsel Terjunkan Anjing Pelacak Telusuri Dugaan Lahan Sengaja Dibakar atau Tidak