KPK Umumkan Irjen Firli Bahuri Langgar Kode Etik Berat, Bagaimana Fit and Proper Test Capim KPK ?

KPK Umumkan Irjen Firli Bahuri Langgar Kode Etik Berat, Bagaimana Fit and Proper Test Capim KPK ?

KPK Umumkan Irjen Firli Bahuri Langgar Kode Etik Berat, Bagaimana Fit and Proper Test Capim KPK ?
Tribunnews
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bersama Penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/9/2019) 

Marcus awalnya bertanya soal informasi Firli yang diduga melakukan pertemuan dengan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi berkaitan kasus yang sedang ditangani KPK saat Firli masih menjadi Deputi Penindakan KPK.

"Itu sudah diklarifikasi pimpinan. Kesimpulan akhir adalah tidak ada pelanggaran," kata Firli saat tes wawancara dan uji publik di gedung Setneg, Jalan Veteran III, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Kapolda Sumatera Selatan itu menyebut TGB bukan lah tersangka di KPK dan dirinya tidak melaksanakan hubungan apapun dengan TGB.

Pertemuan itu, kata Firli, terlaksana karena Danrem 162/Wira Bhakti saat itu, Kolonel Inf Farid Ma'ruf, yang menghubungi TGB.

"TGB bukan tersangka dan saya tidak melaksanakan hubungan. Siapa yang hubungi TGB? Menurut Danrem infantri Farid lah yang menghubungi dan itu sudah diklarifikasi pimpinan," jelasnya

Firli mengatakan saat itu dia berada di NTB untuk menghadiri serah terima jabatan Kapolda NTB.

Ketika itu, dirinya juga sudah menyampaikan izin kepada pimpinan KPK untuk menghadiri serah terima jabatan tersebut.

Makalah yang ditulis Firli

Sepuluh calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) menjalani tes pembuatan makalah di Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Tak terkecuali Irjen Pol Firli Bahuri yang saat ini masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Usai menjalani tes pembuatan makalah yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam 15 menit, Firli mengaku menulis soal inovasi dan strategi dalam memberantas korupsi.

“Tadi adalah makalah keempat yang kami buat selama proses seleksi Capim KPK, saya menulis bagaimana inovasi dan strategi dalam pemberantasan korupsi,” ungkap Firli lalu beranjak menuju mobilnya.

Makalah tersebut nantinya akan menjadi pegangan Komisi III DPR RI untuk melakukan uji kelayakan setiap Capim KPK sesuai dengan makalah yang dibuat masing-masing calon.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved