Cerita Kesedihan Ayah Hacker Pembobol Rp 16 Miliar: Uang Rp 20 Ribu Saja Dia Minta Saya

Riki Fernando (RF) pemuda asal Palembang ditangkap Mabes Polri karena terlibat pembobolan bank sampai Rp 16 miliar.

Cerita Kesedihan Ayah Hacker Pembobol Rp 16 Miliar: Uang Rp 20 Ribu Saja Dia Minta Saya
IRKANDI/TRIBUNSUMSEL.COM
Rumah orangtua tersangka RF di Bukit Sangkal Palembang, Rabu (11/9). 

Seorang mahasiswa di Palembang berinisial YA, ditangkap anggota Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri.

Warga Dusun Petaling RT 01 RW 01 Petaling Tulung Selapan OKI ini, ditangkap karena telah melakukan pembobolan rekening milik bank BUMN senilai Rp 16 miliar.

Polisi tidak hanya mengamankan YA (24) saja, rekannya yang juga ikut dalam beraksi untuk membobol rekening bank BUMN berinisial RF (23) juga ikut diamankan.

Melalui aplikasi e-commerce atau perdagangan elektronik pelaku membuat bank milik pemerintah itu rugi miliaran rupiah.

Dua anggota jaringan pembobol bank berinisial Y-A dan R-F diciduk di 2 lokasi terpisah di Provinsi Sumatera Selatan.

Dari tangan kedua tersangka polisi menyita barang bukti mulai dari laptop telepon seluler kendaraan hingga sejumlah perhiasan yang dibeli dengan uang hasil kejahatan.

Pengungkapan kasus berkat laporan pihak bank yang mencurigai adanya anomali transaksi pada virtual account kedua tersangka.

Setiap bertransaksi saldo di virtual account kedua tersangka tidak berkurang.

Mahasiswa Pembobol Rekening Bank di Palembang
Mahasiswa Pembobol Rekening Bank di Palembang (Kompas.tv)

RF yang diketahui bekerja sebagai karyawan swasta warga Jalan Residen H Abdul Rozak No 54 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang ini,

diamankan karena ikut serta dalam melakukan pembobolan rekening bank.

Halaman
1234
Penulis: Irkandi Gandi Pratama
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved