Guru Baik hati Tewas Kecelakaan
Duka Guru dan Murid Atas Kematian Pak Guru Bambang yang Baik Hati, Ada Gerak-gerik Tak Biasa
Perilaku tak biasa sempat ditunjukkan Bambang Pudi Astomo (59) sebelum tewas dalam kecelakaan di Jalan Lintas Palembang-Indralaya, Rabu (4/9/2019).
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
Diduga, korban telah dalam perjalanan pulang menuju ke Palembang, dari asrama tempat anak keduanya tinggal sementara. Sampai di depan gerbang, ia mengalami kecelakaan.
• Info Tribunners :Kecelakaan Depan Gerbang Tol Indralaya, Kaki Pengendara Motor Putus
"Setelah dapat info, kami mengajak istri dan anak tertuanya ini untuk ke Puskesmas, memastikan betul atau tidak. Kami dapat telfon dari Polisi," jelasnya.
Sebelumnya, Tribunsumsel.com mendapatkan kabar kecelakaan dari info Tribunners.
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang dialami pengendara sepeda motor di depan gerbang tol Indralaya-Palembang, Selasa (3/9/2019).
Informasi yang dilaporkan oleh Tribunners (pembaca setia Tribun) , persitiwa kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 15.51 WIB.
Kecelakaan persis berada di dekat SPBU Unsri Indralaya.
"Kejadian sore hari ini di Tol Indralaya-Palembang, kecelakaan seorang pengemudi motor dan truk, seorang pengemudi motor kakinya sampai putus," begitu isi laporan seorang Tribunners.
Dijelaskan Tribunners juga, bahwa kondisi pengendara sepeda motor dalam keadaan sekarat. (Resha/SP)
Sosok Pak Bambang
Bambang Pudi Astomo merupakan sosok ayah yang sangat sayang dengan anaknya.
Persitiwa yang merenggut nyawa Bambang sendiri karena bentuk sayangnya kepada sang anak hingga rela mengantarkan uang saku hingga ke Indralaya.
Cerita tetangga Bambang, pria yang dikenal lembut ini sangat ramah kepada semua orang.
Kepada anaknya bahkan dirinya sudah membiasakan mengantar jemput anaknya sejak anaknya masih SD.
Anak laki-lakinya sempat bersekolah di SD 122 (Sekarang SD 94). Sekitar 700 meter dari rumahnya di Gang Rukun Banten 4 Palembang.
"Seingat saya Pak Bambang ini sejak anaknya SD sudah biasa antar jemput," ujar tetangganya
Sementara sebagai guru Bambang sangat disenangi muridnya. Bambang merupakan guru Fisika di SMP Negeri 35 palembang
'Orangnya baik, jika ngajar jarang marah," ujar Indra mantan murid yang pernah diajar Bambang
Satu hal yang paling diingat oleh muridnya adalah, Bambang tak segan berjalan kaki dari rumah ke sekolah tempatnya mengajar.
Terkadang saat akan berangkat atau pulang mengajar, Bambang tak canggung pulang dengan anak-anak didiknya.