Guru Baik hati Tewas Kecelakaan
Duka Guru dan Murid Atas Kematian Pak Guru Bambang yang Baik Hati, Ada Gerak-gerik Tak Biasa
Perilaku tak biasa sempat ditunjukkan Bambang Pudi Astomo (59) sebelum tewas dalam kecelakaan di Jalan Lintas Palembang-Indralaya, Rabu (4/9/2019).
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
Tewasnya Bambang Pudi Astomo (59)
dalam kecelakaan di Jalan Lintas Palembang-Indralaya, meninggalkan kesedihan mendalam di hati murid-muridnya.
Wali kelas VIII.8 di SMPN 35 Palembang itu, dikenal sebagai guru yang humoris, ramah dan tidak mudah marah pada murid-muridnya.
"Saat di kelas, Pak Bambang suka melawak. Saat beliau mengajar, suasana kelas tidak membosankan,"kata Neyza Azzahra yang merupakan siswa kelas VIII. 8 SMPN 35 Palembang.
Itulah mengapa, saat mendengar kabar tewasnya Bambang dalam kecelakaan, menjadi kabar yang begitu mengejutkan bagi seluruh jajaran di SMPN 35 Palembang Termasuk Neyza beserta teman-temannya.
Neyza mengaku merasa sedih dan sempat termangu saat pertama kali mendengar kabar tersebut
"Sempat syok juga, rasanya tidak percaya. Soalnya kemarin masih bertemu di sekolah. Saya juga sempat salaman sama beliau,"ujarnya.
Selain sebagai wali kelas VIII. 8, Bambang juga mengajar mata pelajaran IPA Fisika.
"Kami tadi sempat membaca Yasin bersama di sekolah untuk almarhum pak Bambang,"ujarnya.
Pantauan Tribunsumsel.com di rumah duka yang bertempat di jalan KH Balqi Banten IV gang rukun Palembang, ramai di datangi kerabat, rekan dan murid Bambang.
Dilakukan pula upacara penghormatan terakhir bagi almarhum Bambang dari jajaran PGRI Kota Palembang.
Adapun kronologi meninggalnya seorang guru Fisika di SMPN 35 Palembang itu membuat duka yang dalam bagi keluarga.
Diketahui Bambang Pudi Astomo (59) warga Lorong Banten IV Plaju meninggal dunia karena kecelakaan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Palembang - Indralaya, tepatnya di depan Gerbang Tol KTM Rambutan Palembang - Indralaya (Palindra) sekira pukul 16.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Desi Aryanti melalui Kanit Laka Ipda Iwan, membenarkan kejadian tersebut.
Detik-detik terjadinya kecelakaan, sebuah motor Supra Fit bernopol BG 3926 PV dikendarai Bambang terlibat kecelakaan dengan sebuah trus ber-as 3 dengan nopol BG 8220 XA.