Guru Tewas Kecelakaan
Identitas Pengendara Tewas di Depan Gerbang Tol Indralaya Kakinya Putus, Warga Lorong Banten Plaju
Identitas Pengendara Tewas di Depan Gerbang Tol Indralaya Kakinya Putus, Warga Lorong Banten Plaju
TRIBUNSUMSEL.COM - Bambang Budi Askomo (59) warga Lorong Banten IV Plaju meninggal dunia karena kecelakaan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Palembang - Indralaya, tepatnya di depan Gerbang Tol KTM Rambutan Palembang - Indralaya (Palindra) sekira pukul 16.00 WIB.
Melihat jasad suaminya terbujur kaku, Sri (57) sang istri berteriak histeris saat melihat jasad suaminya,
Setelah kecelaakn, jasad Bambang dibawa ke Puskesmas Timbangan Indralaya KM 32, Indralaya Ogan Ilir.
Ia langsung dipeluk anak tertuanya, Adil, untuk menenangkan ibunya tersebut.
"Ya Allah bapak, kenapa seperti ini," ujar Sri meratap.
Dari kecelakaan tersebut, Bambang langsung tewas seketika.
Korban mengalami putus kaki kiri dan pergelangan kaki kanan yang robek.
Selain itu, korban juga mengalami robek di bagian kepala.
Berdasarkan keterangan dari tetangganya yang mengantar istrinya ke Puskesmas Tinbangan, Bustomi (67), korban tinggal di Jalan Banten IV daerah Plaju, Palembang.

Bambang, juga merupakan guru di SMPN 35 Palembang.
"Dia mau ngantar uang saku untuk anaknya, yang baru masuk di Unsri, namanya Hilal. Dia pergi sekitar pukul 09.00 pagi," ujar Bustomi saat diwawancarai.
Diduga, korban telah dalam perjalanan pulang menuju ke Palembang, dari asrama tempat anak keduanya tinggal sementara. Sampai di depan gerbang, ia mengalami kecelakaan.
• Info Tribunners :Kecelakaan Depan Gerbang Tol Indralaya, Kaki Pengendara Motor Putus
"Setelah dapat info, kami mengajak istri dan anak tertuanya ini untuk ke Puskesmas, memastikan betul atau tidak. Kami dapat telfon dari Polisi," jelasnya.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Desi Aryanti melalui Kanit Laka Ipda Iwan, membenarkan kejadian tersebut.