Tangis Prada DP Demi Keringanan Hukuman, Menguak 17 Fakta Baru Pembunuhan Terhadap Vera Oktaria

Oditur tak percaya bahwa Prada DP membunuh Vera Oktaria hanya karena spontan tersulut emosi. Oditur juga tak mempan dengan tangisan Prada DP yang s

AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Prada DP menangis dituntut hukuman seumur hidup. 

Dalihnya untuk bertemu dengan bibi Prada DP bernama Elsa.

 Prada DP Sempat Mengira Hanya Dituntut 21 Tahun, Ia Salah Artikan Tuntutan Seumur Hidup

Di sinilah point penting lagi bahwa indikasi kuat Prada DP merencanakan pembunuhan.

Prada DP menurut Oditur sengaja membawa nama Elsa dan mengajak Vera ke sana karena Vera kenal dan akrab dengan Elsa.

Tapi Prada DP berbohong, rumah Elsa bukan di Sungai Lilin tapi di Betung yang jaraknya 60m kilometer sebelum Sungai Lilin.

16. Sesuai dengan BAP di penyidik, Prada DP mengaku tujuan ke Sungai Lilin:

1. Untuk cari penginapan, 2. Untuk membuka hp korban sehingga apabila ditemui foto laki-laki lain di ponsel korban maka korban akan terdakwa bunuh, 3, Jauh dari rumah korban 4, Terdakwa sudah tahu rumah paman terdakwa yang ada di area SUngai Lilin. Agar dapat minta tolong.

17. Mereka sempat berada di Betung di dekat rumah bibi terdakwa bernama Elsa. Bukti pembunuhan berencana juga terlihat saat itu Prada DP dan Vera sempat beristirahat di Betung untuk Vera makan sahur.

Jika memang ingin ke rumah Elsa pastinya Prada DP langsung mengajak ke rumah Elsa, namun Prada DP malah membawa ke Sungai Lilin dan pura-pura lupa di mana rumah Elsa agar bisa membawa Vera ke Penginapan di SUngai Lilin.

 Prada DP Sempat Mengira Hanya Dituntut 21 Tahun, Ia Salah Artikan Tuntutan Seumur Hidup

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved