Pemprov Sumsel Kaji Sistem Kerja Keuangan Berbasis Syariah

Wagub Sumsel H Mawardi Yahya mendukung sistem penerapan kerja keuangan berbasis syariah yang di Wilayah Pemprov Sumsel.

Pemprov Sumsel Kaji Sistem Kerja Keuangan Berbasis Syariah
humas pemprov sumsel
CEO Bank Syariah Mandiri Regional Sumsel Dedy Suryadi Dharmawan beserta jajaran di Ruang rapat Gubernur, Jumat (2/8/2019) 

 TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya akan mendukung sistem penerapan kerja keuangan berbasis syariah yang di Wilayah Pemprov Sumsel.

Hal itu dikatakannya saat menerima CEO Bank Syariah Mandiri Regional Sumsel Dedy Suryadi Dharmawan beserta jajaran di Ruang rapat Gubernur, Jumat, (2/8).

Beberapa produk yang ditawarkan Bank Syariah Mandiri dalam program kerjasama dengan ASN Pemprov dia antaranya seperti perencanaan keuangan syariah, pemberdayaan sistem cara kerja syariah serta pemberangkatan Umroh dan Haji. Mantan Bupati dua Periode itu sangat tertarik dengan apa yang disampaikan dan ia ingin ada pembahasan lanjut untuk hal ini.

"Paling tidak sedikit jajaran pegawai kan belum paham tentang hal ini, Ada beberapa item yang menjadi dambaan pegawai, seperti memiliki rumah, berangkat haji dan serta memiliki kendaraan," ungkapnya.

Selanjutnya Mawardi juga meminta Bank syariah Mandiri mendukung program projek pemerintah serta unsur-unsurnya di pemerintahan. Seperti di lembaga penelitian dan perkembangan mengupayakan pemberdayaan masyarakat dan menerapkan sistem syariah.

"Tidak perlu modal besar karena fasilitasnya, namun cara pengelolaan operasionalnya sampai ke berhasil, nanti bila perlu kita libatkan UNSRI untuk membantu kita mempromosikan perekonomian Syariah," ujarnya.

Regional CEO Bank Syariah Mandiri Sumsel Dedy Suryadi Dharmawangsa mengatakan pihaknya akan membuat seminar bersama para ASN dengan memperkenalkan program satu keluarga 1 kilo yaitu dengan memperkenalkan perencanaan keuangan syariah berbasis emas.

"Supaya pegawai ini jangan cuma menabung uang, tetapi juga untuk memiliki emas di masa depan. Karena harga emas itu stabil, kalau uang itu akan terjadi inflasi, maka pegawai negeri akan memiliki emas, kita akan jelaskan bagaimana tata caranya," ujarnya.

Dedy berujar bila sudah mendapatkan lampu hijau atau izin dari Pemerintah ia akan masif atau lebih lengkap lagi untuk bisa memperkenalkan tata cara syariah, sehubungan juga Pemerintah pusat telah mendukung bank syariah itu harus lebih berkembang.

"Kalau di wilayah lain di luar Sumsel sudah jalan, mudah-mudahan silahturahim hari ini pintu kita untuk bisa menjadi penetrasi dan memperkenalkan syariah di Sumatera Selatan," ujarnya.

Lanjut Dedy rencana kedepan PNS yang diwilayah vertikal itu bisa menyalurkan peron gajinya dibayarkan melalui bank syariah, maka setiap kebutuhan pegawai akan diakomodasi seperti keinginan punya rumah, mobil, pendidikan untuk anak serta haji dan umroh.

Editor: Lisma Noviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved