Pelajar SMK Tewas di Sumur
BREAKING NEWS Rahmad Siswa SMK Palembang yang Hilang 5 Hari Ditemukan Tewas di Sumur Warga Banyuasin
BREAKING NEWS Rahmad Siswa SMK Palembang yang Hilang 5 Hari Ditemukan Tewas di Sumur Warga Banyuasin
BREAKING NEWS Rahmad Siswa SMK Palembang yang Hilang 5 Hari Ditemukan Tewas di Sumur Warga Banyuasin
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Rahmad Bhayangkara (16) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Palembang ditemukan tewas di dalam sumur warga Komplek Perumahan Handayani, Banyuasin.
Penemuan mayat yang identitasnya diketahui bernama Rahmad Bayangkara ini gegerkan warga Perumahan Handayani, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Warga pertama kali menemukan mayat Rahmat di dalam sumur, Jumat (2/8/2019) siang.
Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Komisaris Polisi Irwanto mengatakan, jenazah tersebut ditemukan oleh salah seorang warga bernama Susanti (35).
• BREAKING NEWS Perampok yang Tembak Mati Kanit Reskrim Polsek Mesuji Afrizal Ditangkap, Tewas Tragis
Kala itu Susanti sedang mencari barang bekas di sekitar lokasi.
Susanti curiga karena mencium aroma menyengat saat mendekati sumur.
Susanti pun akhirnya mengabari warga lain dan melaporkan penemuan tersebut ke kepolisian.
“Kita cepat mendapatkan identitasnya karena keluarganya pernah melaporkan bahwa yang bersangkutan hilang beberapa hari lalu.
• Imam Sosok yang Menyuruh Prada DP Membakar Vera Oktaria Seusai Dimutilasi, Kini Imam Sudah Meninggal
Ciri-cirinya cocok. Saat memanggil orang tuanya, mereka mengenali bahwa mayat itu memang Rahmat,” ujar Irwanto.
Irwanto mengungkapkan, Rahmat merupakan warga Jalan Sukorejo Lorong Rambutan, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar lokasi sumur.
Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian, namun diduga kuat Rahmat tewas akibat dibunuh.
“Saat ditemukan jenazah dalam kondisi busuk. Tubuhnya diikat menggunakan selimut dan diisi sejumlah batu untuk pemberat. Diduga korban pembunuhan,” kata dia.
Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi telah mengevakuasi jenazah ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum dan otopsi