Berita Palembang
Rumah Makan di Komplek Nigata Palembang Ini Sediakan Makan Gratis Bagi Kaum Duafa Setiap Hari
Program Leanpuri Foundation yang diprakarsai oleh Herman Deru, Gubernur Sumsel dan keluarga menyediakan makan gratis bagi kaum duafa setiap harinya
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Program Leanpuri Foundation yang diprakarsai oleh Herman Deru, Gubernur Sumsel dan keluarga menyediakan makan gratis bagi kaum duafa setiap harinya.
Kaum duafa bisa makan gratis setiap hari di Jalan Ahmad Yani, Blok F 17 Komplek Nigata, Palembang.
Rumah makan yang prakarsai oleh Leanpuri Foundation ini buka mulai pukul 11.00.
Beberapa kaum duafa terpantau menikmati menu di rumah makan ini, Jumat (19/7/2019).
Rona bahagia pun terlihat dari wajah- wajah mereka.
• Saksikan Aksi 18 Peterjun Payung di Benteng Kuto Besak Palembang Besok
"Senang sekali bisa ada tempat seperti ini, terutama bagi kami yang kurang mampu," ujar Haryati, salah seorang warga yang singgah.
Pelaksana Tugas Rumah Makan Gratis Dhuafa Hayza, Leanpuri Foundation, Irwansyah, mengatakan, rumah makan gratis ini buka setiap hari kecuali di hari Minggu.
“Ya, ini merupakan Program Leanpuri Foundation yang diprakarsai oleh Gubernur Sumsel dan keluarga. Dan bahagia sekali hari ini kami melayani mereka kaum dhuafa,”ujarnya.
Ia menambahkan, kebahagiaan dirinya bersama tim karena melihat para kaum duafa yang hadir merasa terbantukan karena bisa makan gratis setiap hari sehingga bisa menghemat biaya makan siang mereka.
• Review (Spesifikasi dan Harga) Motor Honda ADV 150 CC, Baru Bisa Dibeli di Jakarta dan Pulau Jawa
“Yang lebih bahagia lagi, baru hari ini dibuka, tadi ada orang yang mau membantu memberikan makan. Artinya ini merupakan program sosial yang sangat baik disambut oleh masyarakat. Sasaran kita adalah bagaimana bisa berbagi, ” ujar Iwan.
Dikatakannya, menu yang disajikan juga sangat memuaskan bagi mereka.
Mulai dari ayam, ikan, sambal, kerupuk, dan lain-lainnya. Mereka yang hadir ada dari ibu-ibu duafa, tukang becak dan lainnya.
“Tadi ada yang datang bukan dari duafa, kita persilahkan karena tidak tahu jadi tidak apa. Mungkin diketahuinya adalah untuk umum, tapi setelah tadi baca dia bilang, oh maaf ya khusus kaum duafa ya, Saya sampaikan tidak apa Pak karena tidak tahu,” tuturnya.
• Sudah Terpantau 31 Hotspot (Titik Api) di Provinsi Sumsel, Tersebar di Sembilan Kabupaten
Dijelaskan Irawansyah, awalnya ide ini sekitar satu bulan lalu pihaknya dipanggil langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru untuk menjalankan program Leanpuri Foundation.
"Hari perdana dan dibuka 100 porsi bagi kaum duafa," ungkapnya.