Berita Muara Enim

Harga Ayam di Muara Enim Cetak Rekor Rp 45 per Kilogram, Lebih Mahal Dibandingkan Saat Lebaran

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Sebagian pengunjung pasar Muaraenim mengeluhkan mahalnya sejumlah harga bahan pangan

Harga Ayam di Muara Enim Cetak Rekor Rp 45 per Kilogram, Lebih Mahal Dibandingkan Saat Lebaran
Tribun Sumsel/ Ika Anggraeni
Tampak seorang wanita sedang membeli daging ayam di pasar Muaraenim, Minggu (14/7/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Sebagian pengunjung pasar Muaraenim mengeluhkan mahalnya sejumlah harga bahan pangan.

Diantaranya yang menjadi perhatian yakni harga daging ayam dan cabai yang tak kunjung turun.

Vita (36 tahun), pengunjung pasar mengeluh sejak beberapa bulan belakangan ini harga sejumlah bahan kebutuhan pangan tak kunjung turun.

"Rasanya mau menjerit melihat harga sejumlah kebutuhan hidup yang terus merangkak naik, terutama harga daging ayam dan cabai yang meroket,"

"Saya terus terang saat ini kalau ke pasar bawa uang Rp 100 ribu tidak dapat apa-apa, kalau dulu bawa uang segitu sudah dapat lengkap lauk dan sayurnya," katanya.

Harga Cabai Merah Rp 100 Ribu/Kg, Pembeli Sepi Banyak Cabai Pedagang Membusuk

Dikatakannya hingga kini harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut tak kunjung turun.

"Yang ada malah terus naik, harga ayam saja sekarang sudah melebihi harga ayam pada saat lebaran maupun tahun baru,"

"Biasanya paling mahal harga ayam potong perkilonyo hanya Rp 38 ribu, itupun hanya naik pada saat mau lebaran atau tahun baru saja, lah ini, tadi saya tanya tidak lebaranpun harganya tembus Rp 45 ribu perkilo," katanya.

Tak hanya itu saja, harga cabai juga tak kunjung turun masih dikisaran Rp 80 ribu perkilo.

"Sudah hampir sebulan ini saya tidak pernah lagi beli cabe perkilo, saya gak kuat, paling banyak beli cabe seperempat kilo saja,"

Halaman
123
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved