Kecelakaan di Lahat, Winarto Hindari Razia Polantas Malah Adu Kambing dengan Avanza

Ingin menghindari razia polisi malah harus terlibat kecelakaan. Winarto (28) warga Kelurahan Sari Bungamas, Kecamatan Lahat

Kecelakaan di Lahat, Winarto Hindari Razia Polantas Malah Adu Kambing dengan Avanza
EHDI AMIN/SRIWIJAYA POST
Motor Vixion dan mobil Avanza pasca tabrakan di Jalan Kolonel Barlian, Lahat. 

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

TRIBUNSUMSEL.COM, Lahat - Ingin menghindari razia polisi malah harus terlibat kecelakaan.

Winarto (28) warga Kelurahan Sari Bungamas, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat takut dirazia ia malah menabrak Toyota Avanza.

Akibatnya, ia harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa yang sempat menghebohkan pengguna jalan tersebut bermula ketika anggota Satlantas Polres Lahat, menggelar razia kendaraan di Jalan Kolonel Barlian, Jum'at (12/7) malam.

Winarto yang menggunakan sepeda motor Yamaha vixion No.pol BG 4347 EAA melaju cepat.

Tiba-tiba, ia dikejutkan adanya anggota Satlantas sedang razia. Diduga tidak mau diperiksa ia kemudian langsung menerobos.

Naasnya, ia tidak bisa menghindari mobil toyota avanza No.pol BD 1379 LJ milik anggota TNI bernama Azri Amri warga Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Curup, Provinsi Bengkulu, yang juga melintas di lokasi.
Tabrakanpun tidak terelak. Akibat kejadian tersebut pengedara Yamaha Vixion mengalami Luka robek di kepala atas, luka robek di kaki kanan, kemudian dibawa anggota lalu lintas ke RSUD Lahat.

Sementara, untuk kendaraannya mengalami rusak di bagian depan, sedangkan pengemudi Mobil toyota Avanza beruntung tidak mengalami luka.
Hanya saja, kendaraannya mengalami kerusakan dibagian depan. Selanjutnya, kedua barang bukti laka lantas tersebut diamankan di kantor Satlantas Polres Lahat.

"Ya pengendara sepeda motor atas nama Winarto sudah dibawa ke RSUD Lahat untuk menjalani perawatan medis. Sementara kedua kendaraan sudah kita amankan di kantor Satlantas Polres Lahat," terang, Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK, Msi melalui Kasat Lantas AKP Rio Artha Luwih SIK, Sabtu (13/7).

Lebih lanjut Rio menghimbau, kepada warga apabila melihat adanya razia tidak perlu untuk dihindari. Razia sendiri dimaksudkan untuk membiasakan warga pengguna kendaraan bermotor agar dalam berkendara selalu membawa kelengkapan surat menyurat kendaraan dan selalu menjadikan budaya tertib lalu lintas sebagai kewajiban.

"Kalau ada razia tidak perlu dihindari, apalagi sampai nekat menerobos. Tetap lengkapi dan bawa surat menyurat kendaraan bermotor dan selalu gunakan helm SNI. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita semua. Saya mengajak, mari tertib berlalu lintas kita mulai dahulu dari diri sendiri,"tegasnya. Cr22

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved