Kebakaran di Kertapati

Misteri Munculnya Sepasang Kera Kuning Sebelum Kebakaran 113 Rumah di Sungki Kertapati Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kebakaran besar terjadi kedua kalinya di Lorong Santai Kelurahan Baru Kecamatan Sungki, Palembang

Tribun Sumsel/ Irkandi Gandi Pratama
Kebakaran hebat yang terjadi di lorong Santai (Sungki), Ogan Baru Kertapati, Palembang, hanguskan 107 rumah warga, Rabu (10/7/2019) pagi 

“Sebelum kejadian ada sepasang kera yang bermain ,” kata Karim.

Arhan Nurdin Kabur Setelah Sidang di Sekayu, Pecahkan Kaca Mobil Tahanan Pakai Busi

Entah kebetulan atau tidak peristiwa yang serupa juga pernah terjadi tahun 2017 lalu.

Kebakaran serupa juga terjadi di Lorong Santai, lagi lagi sepasang kera juga menampakan diri.

“Mungkin kebetulan saja peristiwa kebakaran ini terjadi dengan kemunculan sepasang kera,” katanya.

Saat persitiwa amukan si jago merah ini menghanguskan rumah warga, anak kera berukuran kecil juga terlihat melompat lompat menghindari kerumunan warga yang sedang berjibaku memadamkan api.

“Padahal di sini tidak ada hutan ataupun warga yang memelihara hewan kera,” katanya.

Bantuan Korban

Hari kedua pasca kebakaran terlihat warga masih sibuk mengantri menunggu panggilan untuk pemberian sembako dan sibuk membersihkan sisa sisa puing bekas kebakaran.

Untuk mengurangi beban para korban, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengunjungi langsung lokasi kebakaran, dengan membawa sejumlah bantuan dan memastikan langsung kehadiran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ditengah-tengah masyarakat yang terkena musibah ini.

"Duka mereka adalah duka kami, makanya saya ingin memastikan Pemkot Palembang hadir ditengah-tengah para korban," tuturnya.

Meski tidak besar, Fitri berharap apa yang diberikan Pemkot Palembang dapat mengurangi beban para korban kebakaran.

Gubernur Sumsel Beri Semangat dan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Sungki Kertapati

"Kita memberikan bantuan sebesar Rp 25 juta per rumah kepada pemilik rumah, tetapi tidak dalam bentuk uang tunai. Bantuan yang diberikan berbentuk bahan bangunan. Dengan bahan bangunan tersebut ia berharap masyarakat dapat membangun kembali rumah yang sudah hangus terbakar," terangnya.

Selain itu, adik kandung nantan Walikota Palembang, Alm. Romi Herton ini juga akan terus memastikan kebutuhan makanan para korban selama di pengungsian.

"Kami juga membawa bantuan beras, dan perlengkapan sekolah. Kita ingin anak-anak tetap bersekolah pada Senin nanti," ulasnya.

Tidak hanya itu, Pemkot juga memberikan kepada setiap Kepala Keluarga (KK) melalui Dinas Sosial. Dimana, para korban diberikan bantuan sebesar Rp 2,75 juta.

"Saya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan meminta masyarakat lebih berhati-hati kalau mau meninggalkan rumah. Pastikan kompor dan sebagainya sudah benar-benar aman, apalagi rumah di Palembang banyak berbahan kayu," kata dia. (SP/ Yandi

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved