Sidang Komisioner KPU Palembang

Minta Usut Tuntas Pelanggaran Pemilu KPU Palembang, Aliansi Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi

Aksi damai yang digelar aliansi mahasiswa kota Palembang di pengadilan negeri kelas 1 A khusus kota Palembang, Kamis (11/7/2019), mendadak tegang

Minta Usut Tuntas Pelanggaran Pemilu KPU Palembang, Aliansi Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Aksi damai yang digelar aliansi mahasiswa kota Palembang di pengadilan negeri kelas 1 A khusus kota Palembang, Kamis (11/7/2019), mendadak tegang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Aksi damai yang digelar aliansi mahasiswa kota Palembang di pengadilan negeri kelas 1 A khusus kota Palembang, Kamis (11/7/2019), mendadak tegang.

Aksi ini menuntut perkara dugaan pelanggaran pemilu dengan terdakwa lima komisioner KPU Palembang agar diusut tuntas.

Suasana berujung panas saat puluhan demonstran yang semula menggelar aksi di depan pagar, memaksa masuk ke halaman pengadilan negeri kelas 1 A khusus kota Palembang.

Hal ini juga dipicu karena kekesalan mahasiswa yang telah melakukan orasi namun tidak kunjung ditemui oleh perwakilan pengadilan.

Breaking News: Ada Demonstrasi di PN Palembang Saat KPU Palembang Tengah Disidangkan

Akibatnya, aksi saling dorong antar mahasiswa dan polisi tidak dapat dihindari.

"Kami tidak ingin mendemo polisi. Kami dari mahasiswa yang inginkan adanya perubahan dan kejelasan hukum terkait lima komisioner KPU Palembang. Maka dari itu, hadirkan perwakilan pengadilan,"tegas seorang demonstran yang semakin memacu semangat rekan-rekannya.

Keributan bisa ditenangkan setelah Humas pengadilan negeri kelas 1 A khusus kota Palembang Hotnar Simarmata menemui para pendemo.

Hotnar menjelaskan, keterlambatan pihak pengadilan menemui demonstran dikarenakan masih dalam waktu menjalankan tugas.

Update Sidang 5 Komisioner KPU Palembang, JPU: Tuntutan Tak Jauh dari dakwaan Sebelumnya

"Kami sebagai pihak pengadilan menyampaikan terimakasih atas aspirasi rekan-rekan mahasiswa mengawal persidangan ini hingga tuntas. Sebelumnya juga kami jelaskan bahwa keterlambatan menemui rekan-rekan karena banyaknya sidang yang digelar,"ucapnya.

Hotnar juga menjelaskan seyogyanya, hari ini sidang digelar dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa penuntut umum.

Namun hingga saat ini sidang belum digelar karena tuntutan tersebut belum siap.

"Hingga saat ini majelis hakim masih menunggu karena dalam persidangan ada proses dan tahapan yang harus dilalui. Tapi yang jelas, majelis hakim pasti akan mengambil sikap yang jelas terhadap setiap perkara,"kata dia.

Update Sidang KPU Palembang. Eftiyani : Kekurangan Surat Suara Tanggung Jawab PPK Bukan KPU

Kembali Hotnar meyakinkan pada para demonstran bahwa setiap majelis hakim sudah di sumpah jabatan.

"Sehingga tidak ada yang dapat mengintervensi hakim dalam menjalankan tugasnya. Maka dari itu percayakan sepenuhnya proses ini pada majelis hakim,"ujarnya.

Setelah mendengar penjelasan pihak pengadilan, aksi ini kembali berangsur damai.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved