Pilkada Serentak Sumsel 2020

Golkar Siapkan Kader Terbaik Hadapi Pilkada Serentak 7 Kabupaten/Kota di Sumsel, Ini Mekanismenya

Partai Golkar akan menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tujuh Kabupaten di Sumsel tahun 2020

Golkar Siapkan Kader Terbaik Hadapi Pilkada Serentak 7 Kabupaten/Kota di Sumsel, Ini Mekanismenya
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Sekretaris DPD I Golkar Sumsel Herpanto 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Partai Golkar akan menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tujuh Kabupaten di Sumsel tahun 2020.

Sekretaris DPD I Golkar Sumsel Herpanto menjelaskan, secara umum semua partai jelas ingin meraih kemenangan disetiap Pilkada.

"Target semua partai, pasti ingin sapu bersih (menang Pilkada), dan insya Allah ada kader Golkar setiap daerahnya, yang jelas kami tidak krisis kader," kata Herpanto, Selasa (11/6/2019).

Ketua fraksi DPRD Sumsel ini, Golkar meraih hasil kurang memuaskan pada Pileg di tingkat Kabupaten/ kota.

Namun, partai Golkar akan menyambutnya dengan optimis.

Identitas Penumpang Gocar yang Viral Karena Tak Mau Bayar Ongkos, Ini Klarifikasi Lengkapnya

"Saya rasa Pileg 2019 tidak signifikan untuk jadi barometer Pilkada 2020 nanti, karena Pilkada lebih ketokohan, sedangkan Pileg lebih perorangan dan partai."

"Nanti Pilkada partai politik hanyalah pengusung atau kendaraan untuk mendaftar ke KPU namun kemenangan akan dilihat dari sosok yang maju," jelasnya.

Diterangkan Herpanto, dari tujuh Kabupaten yang melaksanakan Pilkada 2020, Golkar dipastikan tidak bisa mengusung paslonnya sendiri dan harus berkoalisi.

Wawancara Eksklusif dengan Lita yang Bikin Heboh karena Tak Bayar Ongkos Gocar: Ini Duduk Perkaranya

Hal ini jika berkaca dari hasil Pileg 2019 lalu, seperti di OI, meski meraih kursi ketua DPRD setempat namun tetap harus berkoalisi.

Di Kabupaten Musi Rawas hasil pileg menunjukkan Golkar meraih kursi wakil Ketua DPRD, Muratara hanya meraih 2 kursi, PALI meraih pimpinan DPRD.

Sementara di OKU Raya (OKU, OKUS, dan OKUT) hasil Pileg menunjukkan penurunan raihan kursi.

"Untuk tujuh Kabupaten yang akan Pilkada nanti, hanya di OKUS sang Bupatinya adalah kader Golkar (Popo Ali), OKU Timur Wabupnya (Feri Antoni) , dan OKU Wabupnya kader Golkar (Johan Anuar). Sementara di PALI, dan Mura diusung Golkar pada Pilkada 2015 lalu," ungkapnya.

Prof Andy Mulyana Tantang Anis Saggaf di Pemilihan Rektor Unsri 2019-2023, ini Nama 4 Calon

Dilanjutkan Herpanto, Golkar memiliki mekanisme paslon yang akan diusung nantinya dalam Pilkada, dan akan ada beberapa faktor penentu.

"Kita ada mekanimse penjaringan, survei, pengusulan dan penetapan oleh DPP. Kabupaten nanti memyerahkan 3 nama yang diserahkan ke Golkar provinsi, yang akan melengkapi data hasil survei atau lainnya, dan jika kurang dari 3 maka akan dikembalikan," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved