Mudik 2019

Hari Ini Mulai Diberlakukan Larangan Truk Barang dan Alat Berat Melintas di Jalur Mudik

Berdasarkan Permenhub Nomor 37 tahun 2019, hari ini, Kamis (30/5/2019), mulai pukul 00.00 kendaraan truk angkut barang dilarang melintas

Hari Ini Mulai Diberlakukan Larangan Truk Barang dan Alat Berat Melintas di Jalur Mudik
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 37 tahun 2019, hari ini, Kamis (30/5/2019), mulai pukul 00.00 kendaraan truk angkut barang dilarang melintas.

Menurut Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro, pemberlakukan pembatasan truk pengangkut barang di jalan lintas atau jalan nasional akan diberlakukan berdasarkan peraturan menteri perhubungan.

"Untuk di Sumsel, jalan nasional Palembang-Jambi yang tidak boleh dilintasi truk pengangkut barang. Sedangkan Palembang-Lampung tidak masuk pembatasan lintas," ujarnya, Kamis (30/5/2019).

Pelarangan bagi truk pengangkut barang mulai tanggal 30 Mei 2019, diberlakukan mulai pukul 00.00 sampai dengan tanggal 2 Juni 2019 pukul 24.00.

Sedangkan tanggal 8 Juni 2019 diberlakukan mulai pada pukul 00.00 sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 pukul 24.00.

Viral Mobil Tabrak Motor dan Pedagang di Pasar KM5, Korban Minta Ganti Malah Diajak ke Pengadilan

Bagi kendaraan yang tetap melanggar peraturan yang telah di keluarkan dan tidak diikuti pemilik kendaraan atau pengemudi, maka Ditlantas Polda Sumsel dan jajaran akan melakukan tindakan berupa pengandangan truk sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Jalan tol yang masih fungsional juga tidak boleh dilintasi truk baik barang atau sembako. Semuanya hanya boleh dilintasi kendaraan pribadi," pungkasnya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) juga mengimbau kepada pengusaha angkutan berat untuk menghentikan operasionalnya sementara waktu.

Plt Kepala Dishub PALI, Slamet Suhartopo menuturkan, bahwa pihaknya menyetop operasional angkutan berat, lantaran mengacu pada surat edaran Kementerian Perhubungan RI yang telah dikeluarkan.

Puncak Arus Mudik di Pelabuhan TAA diprediksi Akhir Pekan ini

Pada surat edaran tersebut, angkutan berat dilarang melintas mulai hari ini, Kamis (30/5/2019) dan boleh memulai berjalan kembali pada Senin (10/6/2019) mendatang.

"Mulai besok tidak boleh lagi angkutan berat beroperasi di jalan poros jalur mudik untuk memperlancar aktivitas masyarakat yang hendak mudik lebaran," ungkap Slamet Suhartopo, Kamis.

Menurut Slamet, Edaran Kemenhub tersebut guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, selain untuk memberi kenyamanan bersama bagi pengguna jalan.

Dari itu, pihaknya berharap dengan adanya surat edaran tersebut, semua pihak bisa mematuhi aturan tersebut, sehingga tidak ada yang dirugikan.

Harga Kue Kering di Palembang Square Mall Palembang MUlai Rp 60 Ribu per Toples

Namun begitu, lanjut Slamet apabila masih ada yabg membandel dan ditemukan kendaraan berat beroperasi pada waktu yang telah ditentukan, Slamet Suhartopo bakal menindak tegas kendaraan bersangkutan dengan melakukan penilangan.

"Jenis kendaraan berat tanpa terkecuali diluar pengangkut Sembako dilarang beroperasi. Baik itu armada Pertamina atau MHP yang biasa berlalulalang di jalan wilayah Kabupaten PALI kita harap untuk mematuhi edaran tersebut," jelasnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved