Berita Pagaralam

Tambah Angka 0 di Uang Rp 2.000, Sejumlah Pedagang di Pagaralam Tertipu Mengira Pecahan Rp 20.000

Sejumlah oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan keramaian transaksi di bulan Ramadan dengan menyebar uang asli tapi palsu (aspal)

Tambah Angka 0 di Uang Rp 2.000, Sejumlah Pedagang di Pagaralam Tertipu Mengira Pecahan Rp 20.000
Sripo/ Wawan Septiawan
Tampak salah pedagang di Kota Pagaralam yang menerima uang Rp 2.000 ditambah 0, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Sejumlah oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan keramaian transaksi di bulan Ramadan dengan menyebar uang asli tapi palsu (aspal).

Aksi penyebaran uang palsu didapati di pasar Pagaralam.

Saat ini sudah banyak pedagang di Pasar Dempo Permai Kota Pagaralam yang tertipu dengan aksi oknum-oknum tersebut.

Modusnya para penjahat ini mengubah uang Rp2.000 menjadi Rp20 ribu dengan menambahi angka nol satu lagi diuang pecahan Rp 2.000 tersebut.

Warga Bayar PBB Mahal, Tunjangan ASN Pemkot Palembang Malah Cair, Eselon 3 Rp 8,4 Juta

Rina (27 tahun), seorang pedagang di Pasar Dempo Permai telah menjadi korban penipuan tersebut.

Ia tidak sadar jika sudah menjadi korban, pasalnya saat itu kondisi pembeli sedang ramai.

"Saya tidak tahu jika uang yang saya terima bukan uang Rp20 ribu melainkan Rp2.000."

"Memang jika sepintas uang Rp 2.000 sangat mirip uang Rp 20 ribu. Ditambah pelaku menambahkan angka nol satu lagi diuang tersebut," ujarnya, Kamis (16/5/2019).

Hal ini bukan saja dialami oleh dirinya, namun sudah ada beberapa pedagang yang mengalami hal yang sama.

"Bukan saya saja pak, sudah ada beberapa pedagang yang juga mengalami hal yang sama. Jadi kami minta pihak berwajib untuk bisa mencari pelaku agar bisa ditangkap karena ini sangat merugikan pedagang," harapnya.

Kartini Mirun Dituduh Curi Data Perusahaan Lalu Kena PHK, Ratusan Buruh Interbis Demo Mogok Kerja

Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspoaji SIk mengatakan, pihaknya akan menyebar anggota disejumlah Pasar di Pagaralam.

Hal ini untuk mencari siapa oknum penyebar uang Aspal ini.

"Kita sebar anggota disejumlah pasar untuk mengetahui siapa pelakunya. Namun kami juga mengimbau para pedagang untuk lebih teliti saat melakukan transaksi."

"Bisa saja ada oknum yang juga menyebat uang Palsu, jadi harus waspada," imbaunya. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved