Berita Palembang

Pengusaha Rental Mobil di Palembang ini Jadi Korban Penipuan 2 Saudara Kembar

Septa Maharani (27 tahun), warga Jalan Batu Iten Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Mendatangi SPKT Polresta Palembang, Senin (22/4/2019).

Pengusaha Rental Mobil di Palembang ini Jadi Korban Penipuan 2 Saudara Kembar
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Septa pengusaha rental mobil membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, Senin (22/4/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Septa Maharani (27 tahun), warga Jalan Batu Iten Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Mendatangi SPKT Polresta Palembang, Senin (22/4/2019).

Septa yang ditemani suaminya hendak melaporkan dua saudara kembar RA (39 tahun) dan RN (39 tahun), warga Jalan Sako Baru Komplek Alam Sako Baru Palembang yang telah membawa kabur mobil rentalannya.

Kepada petugas ia menuturkan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (10/3/2019), sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu kedua terlapor mendatangi rumah Septa untuk merental mobil.

Akhirnya Septa dan terlapor sepakat dan sesuai perjanjian.

54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal Dunia Selama Pemilu 2019, Diantaranya 2 di Sumsel

Pahlawan Pemilu : Petugas KPPS di OKI dan OKU Meninggal, Simbolon Pecah Pembuluh Darah

Terlapor membayar biaya sewa kepada korban sebesar Rp 300 ribu per harinya.

"Di awal pembayarannya lancar tapi memasuki Minggu ke tiga pelapor sudah tidak lagi menyetorkan uang sewa kendaraan" katanya.

Septa mencoba menghubungi nomor yang ditinggalkan pelapor namun sayangnya nomor tersebut tidak dapat dihubungi lagi.

Akibat kejadian ini mobil Suzuki Ignis dengan nopol BG 1276 OG milik Septa hingga saat ini tidak diketahui dimana keberadaannya.

Septa akhirnya melapokan kejadian ini ke Polresta Palembang.

Kapolsek Gandus Menghadiri Peringatan Isra Miraj di Komplek Griya Meteor Indah Gandus Palembang

Juventus Sukses Raih Gelar ke 8 Secara Beruntun, Namun Hanya 2 Pemain yang Mampu Berjuang Dari Awal

"Kami hanya minta RA ini bisa bertanggungjawab atas perbuatannya dan dapat mengembalikan mobil kami seperti semula, karena kerugian yang kami alami tidak sedikitmencapai puluhan juta rupiah," ungkapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang kompol Yon E Winara melalui Ka SPKT, AKP Heri membenarkan adanya laporan korban tentang penggelapan.

"Benar korban sudah melapor dengan membawa serta bukti STNK, Laporan sudah kita terima dan untuk selanjutnya akan segera kita tindaklanjuti," tegasnya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved