Breaking News:

Berita Palembang

Dijanjikan Jadi Pegawai Honorer Pemkot Palembang, Pemuda ini Malah Tertipu 40 juta

Deni Ibrahim (23 tahun) warga Lorong Masawa Tengah, Kelurahan 13 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, menjadi korban penipuan dan pengelapan

Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Deni Ibrahim (23 tahun) ditipu oknum menjanjikan bisa meloloskan jadi tenaga honorer Palembang melapor ke Polresta Palembang, Senin (4/3/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Berbagai cara dilakukan oknum untuk menipu korbanya.

Deni Ibrahim (23 tahun) warga Lorong Masawa Tengah, Kelurahan 13 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, menjadi korban penipuan dan pengelapan.

Deni ditipu DD (48 tahun), warga Panca Usaha kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang, yang menjanjikan bisa menjadikan tenaga honorer.

Tak terima akah hal tersebut, Deni lantas mengadukan DD ke Sentra Pelayanan Kepolisiam Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (4/3/2019).

Cerita Via Vallen Tentang Penggemarnya yang Meninggal Dunia saat Perjalanan Menuju Konser

Breaking News : Wasekjen Demokrat Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba

Kepada petugas piket, Deni menuturkan kejadian tersebut terjadi pada 23 Agustus 2017 lalu, di rumah DD.

Saat itu DD mengatakan akan meloloskan Deni menjadi Honorer Pemkot Palembang. Darius lantas meminta sejumlah uang agar bisa meloloskan korban.

"Saya dijanjikan bisa masuk kerja sebagai honorer Pemkot dengan syarat menyerahkan uang administrasi," ujarnya.

Deni yang percaya kemudian memberikan uang Darius sebesar Rp 40 juta sebagai uang administrasi.

Namun, sampai saat ini korban belum juga bekerja sebagai honorer Pemkot Palembang. Sedangkan uang yang diberikan tidak kunjung dikembalikan.

Minggu Ini Dijadwalkan RUPS PT SOM, Agenda Bahas Teknis Peralihan Saham Pengelolaan Sriwijaya FC

Dibilang Sule Tak Peduli, Video Ini Ungkap Perlakuan Sayang Lina ke Adik adik Rizky Febian

"Setelah diberi itu tidak ada kabar berita lagi pak, saya dimintanya tunggu terus tapi tidak ada kejelasan mengenai pekerjaan itu hingga saat ini" jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, membenarkan adanya laporan korban tentang penipuan.

"Laporan sudah kita terima, dan sekarang sedang dilakukan penyelidikan, pelaku jika terbukti bersalah akan dijerat tindak pidana pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan," urainya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved