Kronologi Driver Gocar Dipukuli di Depan PS Mall, Saya Dikeroyok Tiga Orang

M Rizky Alqodry (25), warga Jalan Bintang Celentang driver gocar yang dikerok di depan Palembang Square Mall, Selasa (1/1/2019) malam.

Tayang:
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
INSTAGRAM
Potongan video driver gocar dipukuli di depan Palembang Square. 

Kronologi Driver Gocar Dipukuli di Depan PS Mall, Saya Dikeroyok Tiga Orang

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - M Rizky Alqodry (25), warga Jalan Bintang Celentang merupakan driver online yang menjadi korban pengeroyokan pemalak berkedok juru parkir di depan Palembang Square (PS) Mall semalam.

Breaking News: Driver Online Go-Car Dipukuli di Depan Palembang Square, Kondisinya Mengkhawatirkan

Pada Tribunsumsel.com, pria yang kerap disapa Ekik ini mengatakan, kejadian naas yang menimpa dirinya terjadi lantaran ia enggan memberi uang parkir pada jukir liar yang biasa mangkal di area PS Mall.

Ia mengaku, parkir liar yang ada di PS Mall sangat meresahkan driver online.

Itu kenapa, Ekik selalu memilih memarkirkan mobilnya di ruko-ruko sekitar PS Mall untuk menghindari biaya parkir liar.

Heboh Pengroyokan Driver Gocar di Palembang Square (PS) Mall, Riki Dikeroyok Tiga Pemalak

"Memang sebenarnya tidak ada kewajiban untuk membayar. Ya kalau kita bayar, artinya sama saja dengan mendukung aksi premanisme. Mana mau saya," ujarnya saat ditemui Tribunsumsel.com, Rabu (2/1/2019).

Ekik bercerita, malam itu ia hendak menjemput penumpang di lobby KFC PS Mall.

Tiba-tiba datang seorang jukir meminta uang parkir.

Sontak ia menolaknya, lantaran merasa tidak memarkirkan kendaraan.
Hanya sebatas menjemput penumpang saja.

Akibat penolakan yang Ekik lakukan, adu mulut antar keduanya pun tak dapat dihindari.

"Dia (pelaku) bilang, antar dulu penumpang, habis itu balik lagi kesini. Saya bilang oke, tunggu," ujarnya.

"Intinya kami cek cok, terus saya langsung antar penumpang ke tujuannya. Kemudian balik lagi ke PS untuk ketemu si tukang parkir."

"Namanya juga lagi emosi, karena semalam lagi ada masalah. Jadi kurang bisa kontrol diri," jelasnya.

Lanjutnya, sekitar pukul 22.00 Ekik kembali ke lobby KFC PS Mall.

Di sana masih ada si pelaku. Adu mulut pun kembali terjadi antar keduanya.

"Terus dia (pelaku) lari, ninggalin saya. Pas balik lagi pelaku bawa kayu panjang dan langsung pukul kepala saya pakai itu," ungkapnya.

Kemudian, datang lagi dua orang juru parkir yang ikut mengeroyok Ekik.

Satu pelaku membawa kayu balok dan satunya lagi memegangi Ekik agar tidak bisa bergerak.

"Jadi, pelakunya ada tiga. Keroyokan mereka,"jelasnya.

Beruntung Ekik berhasil melarikan diri ke mobilnya yang parkir di kantor Partai Hanura samping PS Mall.

Meskipun saat itu ia harus lari sempoyongan akibat darah yang terus mengucur dari kepala bagian atasnya.

"Pas lari itu, saya langsung minta tolong ke komunitas driver online di depan kantor Hanura. Minta tolong dibawa ke komunitas Driver SOS, karena saya anggotanya. Kebetulan markas kami di dekat RS Mama, jadi habis itu langsung saya dilarikan kesana," ucapnya.

Akibat luka yang dialaminya, Ekik harus mengalami 8 luka jahit di kepala. Tiga 3 jahitan saat ia dirawat di RS Mama dan 5 jahitan lagi saat ia di rujuk ke RS Muhammad Hosein.

"Terus ada juga luka memar di bagian tangan dan leher,"jelasnya.

Ekik sendiri saat ini sudah kembali ke rumahnya. Ia hanya menjalani rawat jalan.

Ia mengatakan, sampai saat ini belum membuat laporan secara resmi.

Namun rencananya ia dan keluarganya akan segera melaporkan kejadian naas yang dialaminya tersebut sesegera mungkin ke Mapolda Sumsel.

"Saya berharap pihak kepolisian segera melakukan tindakan tegas terhadap jukir liar. Bukan hanya mengurangi pendapatan kami sebagai driver online. Tapi juga aksi premanisme mereka yang sangat meresahkan," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved