Isu Pembatasan Pertalite

Viral Isu SPBU Batasi Pengisian BBM di Atas 1.400 CC, Ini Daftar Mobil yang Aman Pakai Pertalite

Daftar Mobil di Bawah 1.400 CC yang Bisa Mengisi BBM Pertalite di Tahun 2026: Toyota Agya (1.000 cc & 1.200 cc) Daihatsu Ayla (1.000 cc & 1.200 cc) H

Tayang: | Diperbarui:
Sripoku.com/Angga Azka
HARGA BBM -- Suasana salah satu SPBU di Kota Palembang, Senin (4/5/2026). Saat ini harga BBM non subsidi mengalami kenaikan per hari ini 4 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Beredar video viral yang mengklaim sistem SPBU akan otomatis mengunci pompa pengisian Pertalite bagi mobil di atas 1.400 cc per 1 Juni 2026.
  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi atau aturan resmi terkait pengetatan tersebut.
  • Jika aturan berlaku, mobil di bawah 1.400 cc seperti kelas LCGC, Brio, Avanza/Xenia 1.3, serta SUV kompak (Raize/Rocky) dipastikan tetap boleh mengisi Pertalite.

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Isu pengetatan kriteria kendaraan yang berhak mengonsumsi BBM subsidi kembali memicu keresahan publik, menyusul beredarnya video viral di grup-grup WhatsApp belakangan ini. 

Video berantai tersebut mengklaim bahwa per 1 Juni 2026, sistem di SPBU secara otomatis akan memblokir pengisian Pertalite melalui scan barcode bagi mobil berkapasitas mesin di atas 1.400 cc.

Merespons kepanikan warga, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel langsung buka suara dan menegaskan bahwa hingga detik ini belum ada instruksi maupun regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait kabar penguncian nozzle pompa tersebut.

Kendati aturan ini baru sebatas wacana yang menunggu revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014, pemilik mobil dengan spesifikasi mesin kecil tidak perlu khawatir. 

Jika skenario pembatasan berbasis kubikasi mesin itu nantinya diterapkan, deretan mobil populer di bawah 1.400 cc berikut ini dipastikan aman dan tetap diperbolehkan mengisi Pertalite.

Daftar Mobil di Bawah 1.400 CC yang Bisa Mengisi BBM Pertalite di Tahun 2026

1. Segmen Kendaraan LCGC (Low Cost Green Car)

  • Toyota Agya (1.000 cc & 1.200 cc)
  • Daihatsu Ayla (1.000 cc & 1.200 cc)
  • Honda Brio Satya (1.200 cc)
  • Toyota Calya (1.200 cc)
  • Daihatsu Sigra (1.000 cc & 1.200 cc)

2. Segmen City Car & Small Hatchback

  • Honda Brio RS (1.200 cc)
  • Suzuki Ignis (1.200 cc)
  • Suzuki S-Presso (1.000 cc)
  • Daihatsu Sirion (1.300 cc)

3. Segmen Low MPV (Varian Mesin Kecil)

  • Toyota Avanza — Hanya varian Tipe E (1.300 cc)
  • Daihatsu Xenia — Hanya varian mesin 1.300 cc

4. Segmen SUV Kompak & Small Crossover

  • Toyota Raize (1.000 cc Turbo & 1.200 cc)
  • Daihatsu Rocky (1.000 cc Turbo & 1.200 cc)
  • Nissan Magnite (1.000 cc Turbo)
  • Renault Kiger (1.000 cc Turbo)

Di luar daftar kendaraan di atas, pemilik mobil dengan mesin di atas 1.400 cc nantinya wajib beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax atau Pertamax Turbo jika aturan resmi digulirkan. 

Namun untuk saat ini, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak termakan isu liar sebelum ada pengumuman resmi dari otoritas terkait.

Konfirmasi Pihak Pertamina

Mengutip dalam pemberitaan Tribunsumsel sebelumnya, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menelan mentah-mentah informasi berantai tersebut karena statusnya yang belum resmi.

"Terkait ini (pengetatan subsidi) kami belum dapat info atau arahan dari pusat, nanti apabila ada update, akan kami kabari," ujar Rusminto saat dikonfirmasi tribunsumsel.com, Selasa (19/5/2026).

(*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved