Breaking News:

Sabu 2 Kilo dan 500 Butir Ekstasi Diamankan, Terungkap Narkoba Dikendalikan dari Penjara di Sumsel

Polda Sumsel berhasil mengungkap distribusi narkoba jenis sabu seberat 7,6 kilogram dan 500 butir ekstasi yang dikendalikan dari tiga Lembaga Permasya

YOHANES TRI NUGROHO/TRIBUNSUMSEL.COM
Tersangka, Firmansyah eks anggota polisi yang terlibat peredaran narkoba. 

Anggota pun langsung bergerak ke rumah Eni Kusrini yang berada di jalan Anggrek, Talang Petai, Prabumulih.

Dari kicauan Eni, diketahui ada sisa barang bukti yang ditaruh di dalam karung dan diletakkan di bawah tiang listrik PLN di Desa Modong.

Anggota pun bergerak ke Desa Modong, dan mendapati 5,6 kilogram sabu lagi.

"Dari keterangan Eni, sabu seberat 7,6 kilogram dan 500 butir ekstasi itu merupakan milik suaminya, Arman yang tengah mendekam di Lapas Serong, Banyuasin," katanya.

Kapolda menyampaikan distribusi narkotika ini merupakan jaringan internasional karena sabu dan ekatasi diduga berasal dari China dan Myanmar.

Narkotika itu kemungkinan masuk dari kawasan perairan Sumatera Utara, Riau dan Aceh.

"Masuk jelas lewat perairan, lalu dibawa menggunakan jalur darat ke Sumsel, biasanya dari perairan Riau, Sumut, atau Aceh. Kalau perairan Sumsel saya kira tidak," ungkapnya.

Ia menyampaikan selain mengusut peredaran narkotika hingga ke akar akarnya pihaknya akan menyelidiki kekayaan keluarga Eni.

Hal itu mengacu Undang-Undang Tindak Pidana pencucian uang (TPPU).

"Kami juga akan selidiki terkait TPPU, jika ada harta benda mereka yang diindikasi hasil penjualan narkotika itu, jika memang ada maka akan kita sita juga," tutupnya.

Sementara itu, Eni mengaku sabu itu merupakan milik Suaminya, Arman yang tengah mendekam di Lapas Serong.

Eni berkomunikasi dengan Arman dengan mengunjunginya di Lapas tersebut.

"Cara komunikasinya menjenguk, kalau kata suami saya itu yang memesan Mael dari Lapas Pangkalan Balai, Mael itu beli dari Aldo yang juga telah mendekam di Lapas Pekanbaru Riau," katanya. (jhn)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved