Mayat Perempuan Dalam Lemari - Pelaku Ngaku Kesal Soal Uang Tips dan Pacarnya Dicekoki Ekstasi

Mayat Perempuan Dalam Lemari - Pelaku Ngaku Kesal Soal Uang Tips dan Pacarnya Dicekoki Ekstasi

Facebook
Iin Puspita (kanan) dan pelaku pembunuhan (kiri) 

Palu tersebut sebelumnya sudah berada di meja kamar korban.

Akibatnya, kepala korban mengeluarkan banyak darah, hingga korban tewas.

Pelaku yang sadar melihat korban tewas selanjutnya menyembunyikan jasad korban di dalam lemari.

Usai melakukan perbuatan keji itu, pada pukul 22.30 keduanya keluar dari kos-kosan dengan niat melarikan diri.

Pasangan kekasih itu akhirnya memutuskan melarikan diri dengan menggunakan bus antar provinsi dengan tujuan Padang, Sumatera Barat, agar tak mudah dideteksi polisi.

Yus mengaku pembunuhan itu merupakan buntut dari kekesalannya terhadap korban yang dia bilang telah menyakiti hatinya dan pacarnya.

“Saya kesal dengan dia, dia sudah menipu pacar saya. Saat pacar saya bekerja dan dijanjikan uang cash Rp 1,2 juta, tapi hanya diberikan Rp 500 ribu,” jelas Yus.

Dia juga menceritakan pada malam Minggu lalu, pacarnya dan korban berpesta narkoba jenis ekstasi. Korban, ucapnya, memaksa pacarnya memakai narkoba.

Mulai dari sinilah kemarahan Yus.

Dia emosi melihat perlakuan korban kepada pacarnya yang masih muda itu, 17 tahun.

“Pacar saya dicekokin inex (ekstasi) oleh korban. Saya kesal."

"Ditambah korban marah-marah sesampai di kos-kosan, yang dijanjikan tak sesuai. Timbul niat saya untuk membunuh korban,” akunya.

Terpisah Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya menyebut pihaknya hanya melakukan tugas membantu menangkap tersangka pelaku pembunuhan.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Jakarta Selatan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved